MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemprov Jateng Jadi Contoh Penerapan Good Governance Nasional

219

MuriaNewsCom, Semarang – Tata kelola pemerintah Pemprov Jateng digunakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI sebagai contoh good governance di Indonesia.

Bahkan BPKP akan menggunakan sistem tata kelola pemerintahan Pemprov Jateng menjadi salah satu acuan. Saat ini BPKP tengah menyusun buku Best practice tentang tata kelola pemerintahan yang baik.

Buku tentang praktik-praktik penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan peningkatan kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) itu nantinya disebar ke seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Dalam menyusun buku ini BPKP menggunakan sistem di 15 instansi baik kemerintah maupun pemda sebagai role model. Dan salah satunya adalah Pemprov Jateng.

Untuk menyusun buku ini BPKP Kamis (27/12/2018) menggelar wawncara dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melalui video conference. Wawancara itu dilakukan konsultan BPKP, Alvin Soleh.

Dalam proses wawancara itu, Ganjar didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen dan Plt Kepala Inspektorat Jateng.

Alvin menyatakan, tujuan pembuataan buku ini untuk meningkatkan SPIP dan APIP di sleuruh daerah di Indonesia berada di level tiga atau level sempurna. Saat ini menurut dia, baru ada 20 daerah yang telah mencapai level tersebut.

“Targetnya tahun depan, jumlah daerah yang mencapai level tiga sebanyak 85 persen dari yang saat ini baru 20 persen,” kata Alvin.

Untuk mewujudkan hal itu, maka BPKP perlu membuat buku panduan yang dapat dipelajari oleh masing-masing daerah. Untuk membuat buku itu, dibutuhkan kiat-kiat, cerita-cerita dari daerah yang telah sukses mengelola pemerintahan yang baik.

“Ada 15 instansi baik Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang kami nilai terbaik dan dapat menjadi panutan daerah lain, salah satunya Jawa Tengah ini,” imbuhnya.

Nantinya lanjut Alvin, buku tersebut akan diterbitkan sebanyak 650 eksemplar dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang akan dibagikan kepada kementerian, lembaga dan kepala daerah di seluruh Indonesia. Selain buku, ada juga video rekaman masing-masing narasumber, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Dengan buku dan video ini, harapannya semua daerah yang belum mencapai level tiga dapat belajar dengan mudah langsung dari pemimpin-pemimpin yang sukses menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik,” terangnya.

Dalam wawancara tersebut, Alvin menanyakan beberapa hal, terkait rencana pembangunan Jawa Tengah, kiat-kiat mewujudkan pemerintahan yang baik, apa saja kendala dan risiko yang terjadi hingga tips kepada Ganjar Pranowo.

“Kami mengapresiasi langkah BPKP ini yang mencari best practice untuk dijadikan contoh kepada daerah lain di Indonesia dan dijadikan sebagai buku panduan. Dengan begitu, maka kita bisa baik bareng-bareng, dan negara ini akan jadi baik karena semuanya berupaya untuk menjadi baik,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, keberhasilan Jateng menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik bukan perkara mudah. Ada proses panjang yang dilakukan, dengan dukungan semua instansi terkait termasuk masyarakat.

“Saya dan wagub ini hanya bertugas memberikan contoh, mengawasi, memberikan regulasi dan memberikan reward and punishment saja agar apa yang direncanakan dapat berjalan sesuai rencana. Yang menjalankan ya OPD kami dengan pendampingan BPKP dan pengawasan inspektorat serta masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya buku panduan dari BPKP ini, Ganjar berharap apa yang diraih Jateng dapat memberikan inspirasi kepada daerah lain. Ganjar juga mengaku tidak pernah lelah untuk belajar kepada daerah-daerah lain yang lebih dulu sukses menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Awal saya jadi gubernur, saya belajar banyak dari Mbak Risma (Wali Kota Surabaya). Saya belajar bagaimana tata kelola pemerintahan yang baik, tata kelola keuangan, sistem dan sebagainya. Saya berharap daerah-daerah lain juga melakukan itu, dengan bersama-sama belajar untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.