MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembobol ATM Berpistol Dibekuk Gara-gara Calon Korban Curigai Nomor Call Center

0 9.228

MuriaNewsCom, Tegal – Jajaran kepolisian kembali berhasil membongkar sindikat pembobol ATM yang kerap beraksi di wilayah Jawa Tengah. Setelah sebelumnya Polres Brebes berhasil membekuk tiga pelaku pembobol ATM antarpulau, kini giliran Polres Tegal Kota.

Tiga orang berhasil dibekuk yakni H (29) warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, HS (30) warga Gawaran, Wonosobo dan S (36) warga Kampung Kalisuren Tajurhalang, Depok. Komplotan ini telah berhasil menggasak ratusan juta rupiah dari sejumlah mesin ATM.

Dalam beraksi, ketiga pelaku ini juga ditengarai mengancam para korbannya dengan senjata jika terdesak. Ini dibuktikan dengan ditemukannya pistol air soft gun dan senjata tajam saat dilakukan penangkapan pada Jumat (14/12/2018)  kemarin.

Mereka dibekuk beberapa saat setelah gagal menjalankan aksinya, karena korbannya curiga. Kecurigaan korban muncul, lantaran nomor call center yang tertera di ruang mesin ATM janggal. Dan ternyata nomor call center itu sengaja dipasang oleh para pelaku, untuk memperdayai korbannya.

Modus yang digunakan pelaku juga hampir sama dengan komplotan pembobol ATM yang dibekuk Polres Brebes. Yakni mengganjak lubang kartu di mesin ATM dengan tusuk gigi, serta mengganti stiker nomor call center dengan nomor palsu.

Ketiga pelaku tersebut mempunyai tugas masing masing dari pemantau dari jarak jauh, menunggu di dekat ATM dan sebagai call center palsu.

Petugas BNI Cabang Tegal Yohannes Prima kepada wartawan menyebut, ketiga pelaku tersebut melancarkan aksinya di ATM Rita Mall sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, para pelaku gagal melancarkan aksinya lantaran curiga saat menelpon nomor call center palsu yang tertempel di ATM.

Terlebih di ruang ATM itu terdapat dua nomor call center, satu nomor call center BNI yang asli dan satu lagi nomor call center yang dipasang para pelaku.

Saat itu, korban sempat menelepon nomor call center palsu, dan ditanggapi oleh seorang perempuan. Karena curiga, ia langsung menutup telepon, dan menghubungi CS BNI yang asli.

“Usai menerima pengaduan tersebut, kami langsung mengecek kamera CCTV yang terdapat di Rita Mall dan selanjutnya melapor ke Polres Tegal Kota dengan dugaan adanya pembobolan ATM pada Bank BNI,” ujarnya.

Baca : Tiga Pria Bertato Ini Telah Bobol 50 ATM di 3 Provinsi, Modusnya Pakai Tusuk Gigi

Dari laporan itu, polisi langsung bergerak. Setelah melakukan pemeriksaan rekaman CCTV polisi mendeteksi ketiga pelaku berada di ATM yang berada di SPBU Karanganyar, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal pada pukul 13.00 WIB.

”Tim Resmob langsung bergerak untuk melakukan penangkapan. Saat itu pelaku berada di RM Padang di sekitar SPBU dan diduga akan melakukan aksinya,” kata Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah.

Dari tiga pelaku, satu orang berhasil kabur dan masih dalam pengejaran. Meski demikian, polisi sudah berhasil mengantongi identitas dan mendeteksi keberadaanya.

Dari keterangan para pelaku, mereka sudah menjalankan aksinya sejak tiga bulan terakhir dan telah berhasil menggasak ratusan juta rupiah.

Beberapa lokasi yang telah teridentifikasi di antaranya di ATM Jatibarang berhasil menggondol Rp 57 juta, kemudian di ATM BNI di Tegal sebesar Rp 27 juta.

“Polisi melaksanakan penyelidikan lebih lanjut terkait adanya dugaan jaringan pembobolan mesin ATM,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.