MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Beda! Sekolah di Kebumen Ini Wajibkan Siswanya Ujian Pakai Smartphone

0 2.095

MuriaNewsCom, Kebumen – Biasanya saat pelaksanaan ujian, siswa dilarang membawa catatan dalam buku ataupun hand phone (HP). Bahkan siswa akan dihukum jika ketahuan membawa HP saat ujian.

Namun sekolah di Gombong, Kabupaten Kebumen ini justru beda. Siswanya diwajibkan menggunakan smartphone untuk mengerjakan soal ujian akhir semester.

Sekolah itu yakni SMA Muhammadiyah Gombong. Dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) tak ada lembar jawaban ataun kertas-kertas soal. Pasalnya, seluruh soal dan jawaban harus dikerjakan menggunakan Android.

Dalam pelaksanaan PAS yang berlangsung sejak 26 November 2018 hingga 6 Desember 2018 ini, SMA Muhammadiyah Gombong memang menggunakan model ujian menggunakan Android atau Android Based Test (ABT). Sistem ini digunakan sebagai salah satu program sebagai sekolah modern.

Priyatno, Ketua PAS SMA Muhammadiyah Gombong mengatakan, jika sekolahnya menjadi yang pertama yang menggelar ujian berbasis Android. Sistem ini bahkan menurut dia, mirip dengan CBT (Computer Based Test) yang dipakai pada Ujian Nasional (UN).

“Bedanya hanya di medianya yakni Android. Selama ini anak-anak kami banyak yang menggunakan Android sebagai alat komunikasi. Mereka sangat mahir mengoperasikan Android. Jadi, agar Android bermanfaat dengan baik, maka kami fungsikan untuk ujian,” katanya dikutip dari Suara Merdeka, Kamis (6/12/2018).

Ia juga menyebut, ujian dengan sistem ini sebagai persiapan untuk Ujian Nasional dan ujian masuk perguruan tinggi yang menggunakan sistem CBT.”Anak-anak dilatih untuk tidak terbatas pada Paper Bases Test (PBT),” terangnya.

Menggunakan sistem ini, pihak sekolah mengklaim banyak keuntungan. Selain lebih hemat karena tak menggunakan kertas (paperless), juga mengurangi kecurangan, dan pengoreksian lebih mudah.

ABT (Android Based Test)  mampu mengurangi tingkat kecurangan siswa, seperti menyontek. Siswa cenderung kesulitan untuk menyontek temannya karena soal diacak. Setiap meja dengan meja lainnya tidak sama soal tesnya. Hal ini dapat melatih kejujuran siswa dalam ujian.

“Kami juga turut memberi sumbangsih terhadap hemat kertas untuk keselamatan bumi dan mengurangi pemanasan global,” ujarnya.

Sebelum menggelar ujian dengan sistem ABT ini, siswa telah mengikuti simulasi sebanyak dua kali. Dari simulasi panitia dapat mengantisipasi kendala dan memberikan pengarahan pengoperasian sistem kepada siswa.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.