MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Minta Masukan Ekonomi Kreatif, Komisi X DPR RI Kunker di Kudus

0 172

MuriaNewsCom, Kudus – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, Rabu (5/12/2018). Kunker itu dalam rangka meminta masukan pemerintah daerah terkait pembuatan undang-undang ekonomi kreatif.

Turut hadir dalam kunker tersebut di antaranya Staf Ahli Bidang Multikultural Kementrian Pariwisata Esty Reko Astuti, Advisor Kepala Badan Ekonomi Kreatif Kornelis Simarta, Sekda Pemkab Kudus Sam’ani Intakoris, dan SKPD terkait. Mereka saling memaparkan materi terkait potensi ekonomi kreatif dan wisata yang ada di Kudus.

Ketua Komisi X DPR RI Joko Udjianto mengatakan, kedatangan rombongannya adalah dalam rangka untuk menggali masukan dari pemerintah daerah. Terutama pemerintah Kabupaten Kudus. Sebab, di Kudus memiliki potensi wisata yang luar biasa. Seperti wisata religi, wisata kuliner atau bahkan wisata alam.

“Untuk itu tepat sekali jika, kami melakukan kunker ke Kabupaten Kudus. Kami mengkaji menggali masukan dari pemda. Kami akan membuat undang-undang ekonomi kreatif.

Ia mengatakan, di dalam undang-undang itu nantinya akan diatur secara jelas. Baik dari kelembagaan hingga strukutur kelembagaan setiap dinas yang membawahi bidang ekonomi kreatif. Sebab, menurutnya selama ini, kelembagaan yang menaungi bidang ekonomi kreatif setiap daerahnya berbeda-beda.

“Untuk itu, nantinya didalam undang-undang itu akan diatur dimana badannya. Ikut kelembagaannya apa. Ditingkat kabupaten bagaimana, ditingkat provinsi bagaiamana. Karena selama ini lembaga yang megatur ekonomi kreatif ini berbeda-beda. Ada yang bernaung diwisata, dipendidikan olahraga,” katanya.

Ditargetkan undang-undang tersebut selesai pada akhir tahun ini. Apabila harus mengalami kelamabatan, ditargetkan tahun depan undang-undang eknomi kreatif akan rampung.

“Kita targetkan selesai akhir tahun, kalaupun bisa tahun depan akan selseai. Ini sudah mengkrucut. Kamipun sejauh ini sudah melakukan kunker diberbagai wilayah untuk meminta masukan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Multikultural Kementrian Pariwisata Esty Reko Astuti mengatakan sektor pariwisata dengan sektor yang lain sangat berkaitan. Dengan banyak destinasi wisata, hal itu akan pula meningkatkan perekonomian warga.

“Seperti halnya di Kudus ini banyak sekali destinasi wisata. Mulai dari religi, budaya hingga kuliner. Selain itu juga ada event-event yang berkaitan dengan ekonomi kreatif salah satunya seperti jenang,” jelasnya.

Dengan demikian, pihaknya juga mendorong untuk adanya peningkatan fasilitas. Seperti insfrastruktur dan fasilitas lainnya. Sehingga kedepannya akan meningkatkan ekonomi yang ada di Kudus.

“Kami juga mendorong aga infrastruktur agar didukung. Tentunya ini bisa diakomodir didaerah untuk meningkatkan potensi wisata yang tentunya akan meningkatkan perekonomian warga,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.