MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jadi Ruang Terbuka Ramah Anak, Taman Adipura Kudus Justru Dipakai Pacaran

0 289

MuriaNewsCom, Kudus – Penyediaan Ruang Publik Terpadu  Ramah Anak (RPTRA) di Kabupaten Kudus telah dipusatkan di Taman Adipura Kudus yang berlokasi di Jalan R Agil Kusumadya. Ini merupakan komitmen dari pemkab, setelah Kudus ditetapkan sebagai kota ramah anak.

Di Taman Adipura sendiri terdapat berbagai  wahana permainan seperti ayunan, prosotan, mangkok putar, egrang, sendal batok, bakiak, congklak, dan engklek. Permainan-permainan tersebutlah yang  merupakan sarana penunjang RPTRA di Taman Adipura.

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3A2KB) Kudus, S Trimo.

“RPTRA sekarang dipusatkan di sana (Taman Adipura) jadi setidaknya Kudus punya RPTRA yang benar-benar untuk anak,” katanya.

Ia menyebut, dilengkapinya Taman Adipura dengan berbagai arena permainan tradisional, sebagai sarana edukasi.

“Kami lengkapi dengan permainan-permainan tradisional supaya anak-anak sekarang tahu permainan zaman dulu itu juga asyik,” terangnya.

Sementara itu Sulastri, warga Kecamatan Undaan yang tengah berada di taman itu, mengatakan bahwa fasilitas permainan di Taman Adipura cukup memadai. Hanya saja dia tidak mengetahui bahwa di taman tersebut dijadikan pusat RPTRA.

“Saya tidak tahu itu, tapi di sini enak, selain sudah dirawat, sekarang juga banyak permainan,” katanya, Rabu (5/12/2018).

Namun ia, juga menyayangkan banyaknya remaja yang menggunakan taman tersebut untuk pacaran. Padahal di area tersebut sudah ada larangan untuk ’berduaan’ di area Taman Adipura.

“Beberapa kali ke sini, pasti ada yang mojok. Biasanya kalau ada anak SMP atau SD yang kebetulan rombongan ke sini mereka (yang pacaran) pada diteriakin,” tandasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan  Dimas. Siswa salah satu SMP di Kudus ini mengaku cukup jengkel jika ada pasangan yang ’mojok’ di taman tersebut. Ia merasa tidak nyaman bermain di taman tersebut.

“Seringnya ke sini buat mabar (mabar). Kalau ada yang sedang mojok, kami godain,” katanya.

Ia menyebut, taman tersebut cukup asyik untuk dimanfaatkan semua kalangan, termasuk anak-anak. Ia bersama kawannya, sering berkumpul di taman tersebut untuk bermain game.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.