MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

NH Dini Tak Mau Repotkan Keluarga, Pilih Hidup di Panti Jompo

0 2.419

MuriaNewsCom, Semarang – Novelis NH Dini (83) meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan di Tol Semarang, Selasa (4/12/2018). Jenazah perempuan yang menyabet berbagai penghargaan ini rencananya akan dikremasi Rabu (5/12/2018) siang di Krematorium Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Ibu dari sosok di balik terkenalnya tokoh Minions dalam film Despicable Me, Pierre Louis Padang ini selama hidupnya dikenal sebagai sosok yang tak mau merepotkan orang lain.

Bahkan, sebelum meninggal dunia, perempuan yang punya nama lengkap Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin ini memilih hidup di panti jompo. Alasannya, ia tak mau merepotkan orang lain.

Ini diungkapkan oleh keponakan NH Dini, Paulus Didik. Menurut dia, sebelum pindah ke panti jompo NH Dini telah menjual semua harta miliknya. ”Beliau ingin mandiri, tak mau merepotkan keluarga,” katanya, Rabu (5/12/2018).

Ia tercatat dua kali pindah panti jompo. Dan yang terakhir tinggal di Wisma Lansia Harapan Asri Banyumanik, Kota Semarang. Di wisma ini, jenazah NH Dini disemayamkan sebelum dibawa ke Krematorium Ambarawa.

NH Dini. Foto : ubudwritersfestival.com

Selama beberapa tahun terakhir, NH Dini rutin menjalani pengobatan tusuk jarum sekali dalam sepekan. Bahkan saat kecelakaan, NH Dini baru saja pulang dari menjalani terapi tersebut.

Novelis yang memeproleh penghargaan seumur hidup ini, juga dikenang sebagai sastrawan yang lebih banyak mengangfkat latarbelakang Semarang dalam berbagai karyanya.

Ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase) Handry TM menyebut, hal itu tak lepas dari latarbelakangnya yang sejak kecil tinggal di Kampung Sekayu, Kota Semarang. Nama tempat tinggalnya ini pun diangkat dalam karyanya berjudul ’Sekayu’.

Banyak karya yang dihasilkannya, seperti Pada Sebuah Kapal (1972), Namaku Hiroko (1977), Pertemuan Dua Hati (1986), belum termasuk karyanya dalam bentuk kumpulan cerpen, novelet, atau cerita kenangan.

NH Dini juga pernah menjalani profesi sebagai pramugari, sebelum novelis kelahiran Semarang, 29 Februari 1936 itu menikah dengan Yves Coffin, seorang diplomat dari Prancis. Dari pernikahan itu, mengharuskan ia berpindah-pindah negara, sebelum akhirnya memilih menetap di Indonesia hingga akhir hayatnya.

Dari pernikahan ini NH Dini dikarunia dua anak yakni Marie Claire Lintang dan  Pierre Louis Padang Coffin. Kedua anaknya memilih tinggal bersama ayahnya setelah ia memutuskan bercerai pada 1984.

Baca : Sastrawan NH Dini Meninggal Kecelakaan di Tol Semarang

NH Dini menghembuskan nafas terakhir saat berada di IGD RS Elisabeth Semarang, setelah menjadi korban kecelakaan di tol Semarang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, kecelakaan nahas tersebut terjadi di KM 10 Jalan Tol Dalam Kota Semarang sekitar pukul 11.15 WIB.

Saat itu, NH Dini tengah menumpang taksi bernomor polisi H 1362 GG yang dikemudikan oleh Suparjo. Saat itu, lanjut dia, taksi yang ditumpangi korban melaju di belakang sebuah truk bernomor polisi AD 1536 JU.

Saat itu, truk bermuatan bawang itu sempat berhenti karena mengalami masalah. Namun saat akan berjalan, truk itu mundur tak terkendali hingga menabrak kendaraan yang ada di belakangnya.

Nh Dini sendiri mengalami luka di bagian kepala dan tangan tangan. Sementara pengemudi taksi hanya mengalami luka ringan.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.