MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Satu Warga Purbalingga Tewas di Dalam Sumur, Lima Lain Dilarikan ke Rumah Sakit

0 1.380

MuriaNewsCom, Purbalingga – Satu orang tewas di dalam sumur di Desa Limbangan Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Tak hanya itu, lima orang lain yang mencoba menyelamatkan juga mengalami sesak napas parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Korban tewas diketahui bernama Rusmanto (35) warga Desa Dawuhan, Keacmatan Padamara. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/11/2018) petang.

Kapolsek Kutasari AKP Bambang Sidik Sanyata mengatakan, peristiwa bermula saat tiga warga yaitu Ruswanto (35), Sudarno (30) dan Sudiro (25) ketiganya warga Desa Dawuhan membersihkan sumur milik Awal Supriyanto (30) di Desa Limbangan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tiga pekerja tersebut membersihkan sumur sedalam 16 meter dengan terlebih dahulu menyedot air dengan mesin. Mesin dimasukan dalam sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter untuk menyedot air.

Karena alat tidak berfungsi dan air tidak bisa disedot, kemudian dua orang yaitu Sudarno dan Rusmanto turun ke bawah sumur. Sudarno mematikan mesin dan Rusmanto membetulkan letak selang airnya.

“Saat itu, Rusmanto mengaku sesak napas dan berusaha naik kembali ke atas. Namun justru jatuh terpeleset. Pekerja lain kemudian berusaha menolong namun mengalami hal yang sama saat sampai di dalam sumur, mereka mengeluh sesak napas,” katanya, Senin (5/11/2018).

Warga sekitar kemudian berusaha menolong dengan mengevakuasinya dari dasar sumur. Namun tiga warga Desa Limbangan yang menolong yaitu Samsul (32), Rismanto (37) dan Sarno (55) juga mengalami sesak napas yang sama.

“Setelah seluruhnya berhasil dievakuasi, para warga yang mengalami gejala sesak napas kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun satu orang meninggal dunia yaitu Rusmanto, karena mengalami sejumlah luka akibat terpeleset dan jatuh di dalam sumur,” jelas kapolsek.

Polisi dari Polsek Kutasari dan Inafis Polres Purbalingga yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kemudian melakukan pemeriksaan. Selain itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

Kapolsek menambahkan, penyebab kejadian diduga akibat mesin penyedot air yang dimasukan dalam sumur untuk menguras air. Asap dan gas buang dari mesin tersebut memenuhi sumur, sehingga meracuni udara dan mengakibatkan korban merasa kesulitan bernapas di dalam sumur.

Dari enam korban, satu korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Sementara itu empat orang masih dirawat di rumah sakit dan satu orang diperbolehkan rawat jalan.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.