MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

UMP Jateng 2019 Ditetapkan Sebesar Rp 1,6 Juta

0 1.813

MuriaNewsCom, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menetepkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jateng tahun 2019. UMP ditetapkan sebesar Rp 1.605.396 atau mengalami kenaikan 8,03 persen.

Keputusan ini menurut Ganjar sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Keputusan gubernur yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/62 Tahun 2018 tentang UMP Jateng 2019 berlaku per 1 Januari 2019.

Surat keputusan tertanggal 1 November 2018 tersebut disebutkan penetapan UMP berdasar surat edaran Kementerian Tenaga Kerja B.240/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2018 dan sidang pleno Dewan Pengupahan Jateng pada 22 Oktober.

“Pengawasan pelaksanaan keputusan gubernur ini dilaksanakan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan sesuai dengan kewenangan dan kompetensinya,” demikian salah satu bunyi poin dalam keputusan itu.

Berdasarkan PP 78 Tahun 2015 terdapat dua pola pengupahan, menggunakan UMP atau menggunakan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan tahun ini Kementerian Tenaga Kerja telah menetapkan kenaikan UMP sebesar 8,03 persen.

Besaran UMP Jateng ini naik cukup besar dari UMP tahun 2018 yakni dari sebesar Rp 1.486.065 menjadi Rp 1.605.396 pada tahun 2019.

“Formula baru karena PP-nya ketentuannya begitu, pertumbuhan ekonomi dan inflasinya sudah ditentukan maka kita tinggal menentukan rumus itu ke Jateng,” ujarnya.

Penetapan UMK sendiri menjadi wewenang bupati/wali kota menggunakan rumus yang telah ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja yakni pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang sudah ditentukan.

“Maka sebenarnya kita sudah gampang lagi dari sisi formula. Kita bisa tetapkan dan sebentar lagi kita surati teman-teman bupati dan wali kota untuk menghitung masing-masing dan segera mengusulkan,” katanya.

Terkait surat edaran tersebut, bupati dan wali kota paling lambat menyerahkan usulan UMK ke Gubernur Jateng pada tanggal 5 November 2018 karena pada pekan ketiga bulan ini UMK 2019 se-Jateng harus ditetapkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Wika Bintang menjelaskan waktu penetapan UMP dan UMK tersebut dilakukan sesuai dengan surat edaran Kementerian Tenaga Kerja B.240/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2018.

“Kami juga telah melakukan rapat dengan dewan pengupahan, pengusaha dan buruh,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.