MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Blora Teken Mou dengan Kemenkes

0 211

MuriaNewsCom, Blora – Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu skala prioritas Pemkab Blora. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ini, Pemkab Blora bahkan sudah melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta. Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Bupati Djoko Nugroho bersama dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes Untung Suseno Sutarjo di kantor Kemenkes, Senin (15/10/2018) kemarin.

“Tujuan dari dilaksanakannya nota kesepakatan ini tidak lain untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui pendidikan di bidang kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Djoko, Selasa (16/10/2018).

Menurut Djoko, peningkatan pelayanan kesehatan itu meliputi pemenuhan kebutuhan dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan, dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Termasuk di dalamnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan. Antara lain dengan adanya fasilitasi tugas belajar Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang kesehatan, fasilitas beasiswa bagi masyarakat Blora di bidang kesehatan dan pembukaan program studi baru sesuai kebutuhan.

“Salah satu target kita adalah pengembangan kampus Akper atau kampus IV Poltekkes Kemenkes Semarang yang ada di Blora. Kampus ini akan kita kembangkan menjadi kampus yang lebih besar,” jelasnya.

Terkait rencana itu, Pemkab Blora telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 30.577 meter persegi di Kelurahan Sonorejo sebagai calon lokasi pengembangan kampus yang akan dihibahkan kepada Kemenkes RI. Sedangkan kampus lama seluas 2.691 meter persegi di depan GOR Mustika akan diserahkan kembali kepada Pemkab.

“Saya berharap semoga kampusnya bisa segera dibangun di lahan baru. Sehingga Kampus IV Poltekkes Kemenkes Semarang di Blora semakin besar dan bisa mendidik tenaga kesehatan lebih banyak,” cetusnya.

Djoko menambahkan, kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora saat ini belum bisa dikatakan memuaskan karena keterbatasan SDM kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan di Blora saat ini dinilai belum sebanding dengan banyakpenduduk yang jumlahnya sekitar satu juta jiwa.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.