MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hebat! Atlet Perpani Grobogan Raih 6 Medali dalam Kejuaraan Panahan Jateng

0 609

MuriaNewsCom, Grobogan – Atlet Perpani Grobogan berhasil membuat kejutan dalam Kejuaraan Panahan Teratai Archery Club (TAC) Open yang berlangsung akhir pekan lalu. Dalam kejuaraan memperebutkan Piala Kasat Brimob Polda Jateng 2018 ini, pemanah Grobogan mampu membawa pulang enam medali. Terdiri 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Ketua Perpani Grobogan Edy Susanto mengatakan, kejuaraan TAC open digelar lapangan panahan Brimob Simongan Semarang. Dalam even ini ada dua kelas yang dipertandingkan. Yakni, Divisi Standar Nasional U-12, U-15 dan umum serta Divisi Compound U-12 dan umum.

Dalam ajang ini, Perpani Grobogan menurunkan empat pemanah. Masing-masing, Devina Pinkan Febriana, Deni Dian Saputra, dan Adilla Murni yang tampil di kelas Divisi Standar Nasional. Satu pemahan lagi adalah Danica Fauztinova yang turun di kelas Divisi Compound umum.

Dari empat pemanah ini, Devina Pinkan Febriana yang saat ini duduk di kelas XI SMAN 1 Toroh berhasil membuat kejutan. Yakni, mampu menyapu bersih 3 medali emas yang diperebutkan dalam Divisi Standar Nasional Umum Putri. Yaitu, sesi 1, sesi 2 dan total jarak.

Kemudian Adillah Murni juga berhasil meraih tiga medali. Yakni, 2 perak dan 1 perunggu untuk kelas Standar Nasioanal U-15 Putri.

“Jadi, enam medali itu diraih oleh dua pemanah. Sedangkan dua pemanah lainnya belum berhasil meraih medali. Untuk yang dapat medali saya minta jangan berpuas diri dan yang belum jangan berkecil hati,” kata Edy yang menjebat jadi Sekretaris KONI Grobogan itu.

Edy menyatakan, prestasi tersebut dinilai sangat menggembirakan sekaligus mengejutkan. Soalnya, kejuaraan TAC open diikuti sekitar 500 atlet panahan dari berbagai klub dan pengkab/pengkot Perpani di Indonesia.

Sementara itu, Pelatih Perpani Grobogan Eko Budiono menyatakan, pada awalnya tidak ada target yang dibebankan pada anak asuhnya. Soalnya, keikutsertaan dalam kejuaraan itu lebih dititik beratkan untuk menimba pengalaman dan melatih mental tanding.

“Meski tidak ada target namun anak-anak saya minta untuk tampil semangat dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ternyata, hasilnya malah bisa dapat enam medali. Ini benar-benar diluar dugaan,” imbuhnya. (NAO)

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.