MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Menggelitik, BPBD Sarankan Pengerahan Pawang Hujan ke Sindoro-Sumbing yang Terbakar

0 217

MuriaNewsCom, Semarang – Gunung Sindoro dan Sumbing tengah mengalami kebakaran sejak beberapa hari terakhir. Hingga hari ini, proses pemadaman belum berhasil, bahkan cenderung meluas.

Mengetahui kondisi ini, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana meminta jajarannya untuk mengerahkan pawang hujan.

Ia mengusulkan hal ini, sesuai dengan pengalamannya menggunakan pawang hujan dalam membantu pemadaman kebakaran lahan di Riau beberapa waktu lalu.

“Saya perintahkan kepada kalakhar BPBD di Temanggung, Wonosobo, dan Magelang untuk mencoba gunakan kearifan lokal, dengan menghadirkan pawang hujan,” katanya dilansir Antara Jateng, Rabu (12/9/2018).

Sarwa menyebut, saat membantu pemadaman kebakaran lahan di Riau, kehadiran pawang hujan cukup efektif. Sehingga opsi ini menurut dia, patut dicoba untuk memadamkan kebakaran di Gunung Sindoro dan Sumbing.

Ia menyebut, sampai saat ini proses pemadaman masih dilakukan secara manual. Karena proses pemadaman secara modern dengan menggunakan pesawat dirasa tidak memungkinkan.

“`Water bombing` tidak memungkinkan, karena di lokasi sekitar tidak ada kanal untuk mengambil air langsung oleh pesawat. Dan lokasi yang terbakar sangat terjal, sehingga berbahaya untuk dilalui pesawat,” ujarnya.

Saat ini, petugas gabungan dan relawan juga melakukan antisipasi agar kebakaran tidak meluas dan merembet ke permukiman. Karena dampaknya selain merugikan penduduk, juga kebakaran bisa merusak alat seismograf yang dipasang oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sarwa menyebutkan, luasan lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang terbakar mencapai 542 hektare, sedangkan kebakaran di lereng Gunung Lawu hanya 5,5 hektare.

Jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan tidak terlalu besar karena yang terbakar hanya tanaman Albasia dan ilalang.

“Untuk penyebab kebakaran lereng Gunung Sindoro-Sumbing akibat `human error` karena informasi awal kebakaran berasal dari bawah, bukan dari atas,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.