MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pernah Dibui Kasus Sama, Pria Ini Nekat Bikin Pabrik Zamzam Palsu dan Digerebek Lagi

0 493

MuriaNewsCom, Pekalongan – Praktik produksi air zam-zam kembali dibongkar polisi. Kali ini, Polres Pekalongan Kota menggerebek sebuah pabrik yang memproduksi air zamzam palsu.

Dari hasil penggerebekan itu, ribuan jeriken berisi air zam-zam palsu berhasil diamankan. Di setiap jeriken ditempeli stiker huruf Arab dan diberi merk Al Barakallah Water.

Penggerebekan pabrik yang berada di Jalan Wikora 1, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Pekalongan, dilakukan pada Minggu (9/9/2018) kemarin.

Dalam penggerebekan itu, polisi juga mengamankan pemilik pabrik berinisial H (52) warga Desa Kaliwareng, Kecamatan Warung Asem, Kabupaten Batang.

”H merupakan residivis dalam kasus yang sama tahun 2012 silam,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Supardi, Senin (10/9/2018).

Sejumlah peralatan yang didgunakan untuk memproduksi air zamzam palsu itu juga diamankan. Supardi menyebut, air zamzam palsu itu lebih banyak diedarkan ke wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Baca : Air Kemasan Biasa Disulap Jadi Air Zamzam, Pabriknya Digerebek Polisi

Menurutnya, pengungkapan kasus ini berasal dari informasi masyarakat tentang banyak beredar air zamzam palsu dari Jawa Tengah. Air zamzam palsu itu ditemukan di sejumlah toko perlengkapan haji dan umroh.

”Dari laporan itu, Satreskrim melakukan penyeldidikan di beberapa lokasi. Dan Minggu kemarin melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang digunakan sebagai pabrik produksi yang diduga air zamzam palsu,” ujarnya.

Menurut dia, pabrik yang digerebek itu berada di bawah naungan CV Moya Janna. Dan dari hasil pemeriksaan, air zamzam yang ditemukan di dalam pabrik, tak memiliki izin edar dan tidak berlabel SNI.

”Air zamzam yang diduga palsu ini sudah diedarkan ke toko perlengkapan Haji dan Umroh di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur,” terangnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus ini. Sementara tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pekalongan Kota.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.