MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Semua Caleg PSI di Kabupaten Grobogan Dicoret KPU, Ini Penyebabnya

0 2.292

MuriaNewsCom, Grobogan – KPU Kabupaten Grobogan mencoret 23 bakal calon anggota legislatif (caleg) dari sejumlah partai politik. Dari sekian bakal caleg yang dicoret, PSI menjadi parpol yang akhirnya tak punya wakil untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Grobogan.

Pasalnya, semua bakal caleg yang didaftarkan PSI di Kabupaten Grobogan, dicoret semua oleh KPU. Pencoretan ini dilakukan lantaran, bakal caleg yang didaftarkan tak memenuhi syarat.

Hal ini sesuai dengan hasil verifikasi dokumen perbaikan bakal caleg anggota DPRD Kabupaten Grobogan pada Pemilu 2019, yang digelar Sabtu (11/8/2018). Berdasarkan hasil verifikasi yang sudah dilakukan selama sepekan sebelumnya, total ada 23 bacaleg yang dicoret.

Bacaleg yang dicoret itu berasal dari sembilan parpol. Yakni, PKB, Nasdem, PDIP, Garuda, dan Perindo masing-masing ada 1 bacaleg. Kemudian, PBB, PAN, dan Berkarya masing-masing tercoret 4 bacalegnya.

Parpol yang bacalegnya paling banyak tercoret adalah PSI. Meski hanya mengajukan 6 orang bacaleg namun kesemuanya dicoret oleh pihak KPU Grobogan.

“Total bacaleg yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 23 orang. Untuk PSI bacalegnya sebanyak 6 orang statusnya TMS semua,” kata Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif.

Ia menyatakan, dari hasil verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon anggota DPRD kabupaten pada Pemilu 2019 diketahui jumlah caleg keseluruhan yang didaftarkan oleh 16 parpol sebanyak 602 orang. Terdiri dari 360 laki-laki dan 242 perempuan.

Dari hasil verifikasi, masih banyak caleg yang berkas persyaratannya belum lengkap. Misalnya, belum ada surat keterangan dari pengadilan, surat pemeriksaan kesehatan, SKCK dari kepolisian, dan ijazahnya belum dilegalisir.

Hasil verifikasi itu selanjutnya disampaikan lagi pada masing-masing parpol untuk diperbaiki hingga 31 Juli 2018 lalu.

“Dalam masa perbaikan, ternyata masih ada 23 orang yang berkas persyaratannya belum dilengkapi sehingga dinyatakan TMS. Dengan demikian, jumlah bacaleg yang ada tinggal 579 orang yang selanjutnya akan kita tetapkan dalam daftar calon sementara (DCS),” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.