MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ingin Dijadikan Pusat Bisnis, PT KAI Tawarkan Eks Stasiun Kereta Api Kudus Pada Investor

0 2.198

MuriaNewsCom, Kudus – Bekas Stasiun Kerata Api (KA) yang terletak di Kecamatan Kota bakal dijadikan pusat bisnis. Saat ini, pihak KA tengah menawarkan kepada investor untuk dijadikan pusat bisnis tanpa menghilangkan nilai sejarah yang ada.

“Kami rencakan untuk stasiun KA Kudus tersebut memang nantinya digunakan sebagai kawasan usaha bisnis,” kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto.

Ia mengatakan, untuk melakukan pengembangan tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak pengembang. Namun dengan catatan, pihak pengembang harus sanggung mematuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh PT KAI.

“Untuk persyaratannya salah satu yakni pihak pengembang dalam pemanfaatan lahan milik PT KAI harus tetap mempertahankan unsur-unsur sejarah yang ada di Stasiun Kudus,”terangnya.

Bagi investor yang berminat stasiun dengan luar 1,2 hektare itu, para investor bisa menghubungi Unit Pengusaha Aset PT KAI Daop 4 Semarang.

“Investor yang bisa diajak kerja sama tidak hanya dari kalangan swasta. Melainkan dari pemerintah daerah setempat juga memungkinkan melakukan kerja sama,”jelasnya.

Sementara itu, terkait wacana menghidupkan kembali jalur kereta pai tersebut, pihaknya nantinya akan menyertakan surat perjanjian kontrak kerja berisi untuk menghidupkan jalur kereta api tersebut.

“Tentunya di dalam perjanjiannya ada klausulnya dan pengembangan juga akan mendapatkan kompensasi ketika sebelum kontrak selesai PT KAI berkeinginan melakukan pengembangan soal jalur kereta api,” ujarnya.

Sebelumya, diketahui lahan kompleks bekas stasiun PT KAI yang ada di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, awalnya disewa oleh Pemkab Kudus sebagai Pasar Wergu. Akan tetapi, sejak tahun 2017 lokasi pasar dipindah ke lokasi baru.

Saat ini, lahan yang sebelumnya dijadikan pasar tradisional dalam kondisi kosong dan terlihat tampak gersang. Di sekeliling Stasiun kereta api itu dibatasi dengan pagar lembaran seng.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.