MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nekat Rampok Orang di Kudus, Kades Kaloran: Uangnya Buat Nyalon Kades Lagi

0 1.407

MurianewsCom, Kudus – Kepala Desa Kaloran Kecamatan Galonan Kabupaen Sragen Suraya nekat melakukan perampokan uang ratusan juta ternyata tak lepas dari hasrat politik. Pasalnya, uang hasil rampokan tersebut rencananya akan digunakan untuk mencalonkan diri maju sebagai kades periode kedua.

”Uang itu rencananya saya gunakan untuk nyalon Kades lagi. Karena buat nyalon kades memerlukan uang banyak. Sedangkan kemarin waktu jadi kades pertama modalnya belum kembali,” kata Suraya (58) saat pers konfers di Mapolres Kudus, Kamis (9/8/2018).

Ia mengaku memiliki keinginan untuk menyalonkan diri sebagai kades Kaloran kembali, namun tidak memiliki uang. Karena itu, ia merencanakan perampokan dengan modus penggandaan uang hingga penghadangan.

“Dari hasil kemarin, uang yang saya dapat Rp 58 juta. Rp 12 juta lainnya saya serahkan kepada kader saya untuk persiapan jadi kades. Dan sisianya ini dijadikan barang bukti oleh polisi,” terangnya.

Dalam aksinya ia pun tak sendiri. Ia dibantu lima orang rekan-rekannya. Masing-masing Jamin (51), Kustadi (62), Kiswo(55), Agung Suproyanto (35), dan Mashuri (40).

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, untuk menggaet korban, para pelaku mengaku bisa menggandakan uang amanah dari bank Mandiri. Korban dijanjikan uang amanah dua banding satu.

Akhirnya Fahrudianto kepincut. Ia pun dimintai uang sebesar Rp 324 juta untuk digandakan menjadi Rp 700 juta.

”Untuk melancarkan aksinya, korban ditemui dua orang yang mengaku utusan tersangka Suraya. Mereka menggunakan kendaraan Toyota Calya warna hitam. Setelah itu korban diminta masuk ke dalam kendaraan tersebut,” katanya

Korban, lanjutnya, juga sempat diajak muter-muter di pom bensin Tanjung, Jati ke arah Semarang. Setelah sampai di lampu merah mereka masuk gang pedesaan dan keluar di jalan lingkar selatan turut Desa Payaman, Kecamatan Mejobo.

Sesampainya di Desa Payaman itu,  tiba-tiba ada kendaraan Toyota Avanza warna hitam yang menghadang kendaraan yang ditumpangi korban. Dari kendaraan Toyota Avanza itu, turunlah lima orang. Tiba tiba tiga orang di antaranya masuk ke kendaraan yang korban tumpangi.

“Setelah masuk, tiga orang itu mengaku sebagai anggota Buser (buru sergap) dan menodongkan senjata ke arah kepala korban. Mereka pun menguras semua uang dan benda berharga milik korban,” ungakpanya.

Selanjutnya, korban diborgol dan diturunkan di tempat sepi. Para pelaku pun lari membawa uang sebesar Rp 324 juta, dompet beserta isinya, dan empat handphone. Meski begitu, korban yang mengetahui ciri-ciri pelaku langsung melapor ke Polres Kudus. Kini para pelaku mendekam di Mapolres Kudus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.