MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sempat Ditolak Warga, Solo Segera Punya Pembangkit Listrik dari Sampah

0 176

MuriaNewsCom, Solo – Kota Solo segera mempunyai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) yang bernama ‘Putri Cempo’. Bahkan pemerintah pusat telah memerintahkan PLN Solo untuk membeli listrik dari pembangkit listrik tersebut.

Proyek pembangunan ini, sempat terkatu-katung selama berbulan-bulan, lantaran ada penolakan pembangunan dari warga.

Namun realisasi pembangunan PLTS ini segera terwujud, seiring terbitnya surat dari Kementerian Energi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait perjanjian jual beli listrik (PJBL).

Perjanjian ini yang nantinya menjadi dasar PT PLN Persero untuk membeli listrik hasil PLTS Solo itu. Dikutip dari Solopos.com, Kamis (9/8/2018), Kementerian ESDM memerintahkan PLN Solo membeli 13,35 sen dolar AS per KwH.

PJBL tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Aturan itu sekaligus merevisi penjualan listrik PLTS yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 44/2015 sebesar 18,77 sen dollar AS per KwH.

“Sudah beres (PLTS). Kemarin ke Menteri ESDM dan terbitkan surat sekaligus perintahkan PLN untuk beli listrik PLTS 13,35 sen dolar AS per KwH,” kata Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo.

Pemerintah membangun instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan di 12 daerah di Indonesia.

Perinciannya, Provinsi DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Solo, Kota Surabaya. Kemudian Kota Makassar, Kota Denpasar, Kota Palembang, dan Kota Manado.

Dengan surat itu, proyek PLTS Solo dipastikan jalan terus. Rudy optimistis pengelolaan sampah di tangan investor mampu menguntungkan Solo.

Selain itu, ke depan tidak ada lagi sampah yang tertimbun di TPA Putri Cempo sebab sudah diolah menjadi energi listrik. “Pokoknya on progress. PJBL sudah clear, tinggal pembangunan konstruksi dan operasional saja,” ujarnya.

Sesuai rencana, PLTS ditargetkan beroperasi 2019. Nantinya PLTS bakal mengolah sampah sebesar 450 ton per hari. Pengolahan sampah menjadi energi listrik perinciannya 250 ton sampah baru dan 200 ton sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo.

Editor : Ali Muntoha

Hari Kemerdekaan 2018 Pc
United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.