MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kadaop 4 Inspeksi Titik Rawan Jalur Kereta Api dari Kedungjati-Gundih

0 220

MuriaNewsCom, GroboganExecutive Vice President atau Kepala DAOP 4 Semarang Yosita bersama jajaran managernya melaksanakan kegiatan inspeksi kondisi prasarana maupun sarana jalur kereta api di wilayah Stasiun Ngrombo – Gambringan – Gundih – Kedung jati – Brumbung, Rabu (8/8/2018).

Jalur di wilayah Grobogan selatan tersebut, selama ini dinilai merupakan salah satu titik rawan longsor.  Pemantauan kondisi lintas jalur ini dilakukan dengan menggunakan kendaraan “Dresin” atau kendaraan khusus inspeksi jalur rel.

Yosita disela-sela pemeriksaan mengatakan, lintas jalur rel sepanjang 64,398 km tersebut, terdapat 9 stasiun. Secara total terdapat 44 stasiun yang masuk dalam wilayah kerja PT KAI Daop 4  Semarang.

Menurutnya, ada beberapa objek pemeriksan yang dilakukan. Diantaranya, kebersihan fasilitas layanan penumpang di stasiun, kondisi jalur rel serta jembatan, kehandalan sistem persinyalan dan kesiapan jajaran personil di lapangan

Ia menjelaskan, untuk titik rawan longsor di Km 60+7/8 antara Stasiun Gundih dan Karangsono sudah dilakukan penguatan tubuh rel dan bangunan pendukung ke arah sungai. Tindakan itu dilakukan agar jalur tersebut tetap aman saat musim hujan.

Kepala DAOP 4 Semarang Yosita bersama jajaran managernya melaksanakan kegiatan inspeksi kondisi prasarana maupun sarana jalur kereta api di wilayah Grobogan selatan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

”Kami sempat memantau kondisi terkini, penguatan dan pembuatan talut yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna kereta api,’’ katanya Yosita yang baru menjabat Kadaop 4 Semarang itu.

Yosita menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan faktor keselamatan, ketapatan waktu demi meningkatnya pelayanan pada pengguna transportasi kereta api. Dengan begitu, pengguna jasa transportasi kereta api akan meningkat.

”Diharapkan dengan disiplin para personilnya, dan ditunjang prasarananya, baik prasarana jalur rel hingga prasarana sistem persinyalan, keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di wilayah ini, bisa terjamin keselamatan dan kelancarannya,’’ ujar Yosita.

Humas DAOP 4 Suprapto menambahkan, terdapat 16 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Gundih – Brumbung setiap harinya. Jumlah tersebut terdiri dari 10 perjalanan KA penumpang dan 6 perjalanan KA barang.

Dengan peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa kereta api yang terus membaik, diharapkan pengguna jasa layanan kereta api dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tercatat trend peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang bisa dilihat dari statistik jumlah penumpang pada tahun 2016 yang mencapai 5.064.000 penumpang. Lalu di tahun 2017 yang lalu, jumlahnya meningkat 15 persen menjadi 5.808.033 penumpang. Dan di tahun 2018 ini, ditargetkan jumlah penumpangnya bisa mencapai 6.031.457 penumpang.

”Kami berharap transportasi perkeretaapian terus berkembang dan memberi kontribusi bagi pembangunan Jawa Tengah. Transportasi kereta api bebas macet, lebih cepat dan lebih nyaman,’’ ujar Suprapto.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.