MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rekam Istri Tetangga Mandi, Pria Banyutowo Pati Ini Dilaporkan Polisi

0 19.809

MuriaNewsCom, Pati –  SKN (32) warga Desa Banyutowo RT 02 RW 02 Kecamatan Dukuhseti, harus berurusan dengan hukum lantaran aksinya yang jahil. SKN sengaja merekam tetangga perempuannya yang sedang mandi dengan menggunakan handpone. Beruntung, korban melihat aksi tersebut dan langsung teriak.

Kepada petugas, SKN mengakui perbuatannya tersebut lantaran iseng. Awalnya, ia baru pulang berbelanja dari toko yang bersebelahan dengan rumah korban. Saat melintas disamping rumah korban bernama Sugiarti, ia melihat pintu dapur terbuka. Saat itulah, ia melihat korban menuju kamar mandi dengan hanya memakai handuk.

“Karena melihat korban akan mandi, terlintas keingan saya untuk melihat tubuh korban tanpa busana. Karena ventilasi kamar mandi terlalu tinggi, maka saya berinisiatif untuk merekam adegan mandi,” ujar SKN, Sabtu (4/8/2018).

Namun, aksinya tersebut berhasil diketahui korban. Seketika korban berteriak saat melihat telepon gengam yang mengarah kepadanya. Karena kaget mendengar teriakan korban, SKN lari tunggang langgang.

Baca Juga:

“Saat itu korban berteriak sopo iku sing ngrekam aku (siapa itu yang merekam saya). Karena panik, saya langsung lari. Dan ternyata saat itu juga suami korban mengejar saya sampai rumah dan langsung meminta handphone saya,” kata SKN.

Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo melalui Kanit Reskrim Ipda Moh Ali membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kasus tersebut terjadi pada tanggal 13 April lalu. Setelah melaui proses penyidikan yang panjang dan rumit, akhirnya kasus tersebut pada akhir Juli berkas perkara dinyatakan sudah P-21 atau lengkap dan siap disidangkan.

“Setelah tiga bulan berjalan, akhirnya pekan depan kita akan mengikirmkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kasus ini cukup menguras tenaga dan pikiran karena kita harus mendatangkan sejumlah saksi ahli. Dan menunggu hasil pembuktian dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri Cabang Semarang,” terangnya.

Dalam kasus ini pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit hp merek Andromax A2 warna kuning keemasan. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 35 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana 12 tahun.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.