MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Kropak Grobogan Temukan Gentong Antik di Tengah Sawah, Ini Bentuknya

0 4.875

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Desa Kropak, Kecamatan Wirosari, Grobogan dikejutkan dengan penemuan benda antik di tengah areal persawahan. Benda antik berbentuk seperti gentong tempat menampung air itu ditemukan dua hari lalu, Rabu (1/8/2018). Gentong tersebut ukurannya sedikit lebih besar dari galon air mineral.

Kades Kropak Sukinah saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan benda berbentuk guci atau gentong air tersebut. Dilihat dari bentuk fisiknya, gentong itu memang unik karena berbeda dengan gentong yang ada saat ini.

“Pada bagian atas Gentong ada kupingan (pegangan) pada empat sisi. Bahannya dari tanah liat,” katanya, Jumat (3/8/2018).

Gentong air itu ditemukan di areal sawah milik warga di Dusun Karangtengah. Saat itu, sejumlah warga sedang mengambil tanah sawah bagian atas untuk dipakai tanah uruk. Ketika menggali pada kedalaman sekitar 50 centimeter, cangkul yang dipakai menggali tanah mengenai benda keras.

“Semula, benda keras itu dikira batu. Setelah digali lebih lanjut, benda yang kena cangkul itu ternyata gentong air,” jelasnya.

Meski sempat terkena cangkul, namun gentong air tidak rusak. Setelah dibersihkan, gentong air itu disimpan di rumah warga yang menemukan benda antik itu.

Sementara itu, Camat Wirosari Kurnia Saniadi menyatakan, pihaknya sudah mengecek penemuan gentong air antik itu. Ia meminta agar benda tersebut disimpan dengan baik dan jangan sampai dijual.

“Siapa tahu benda itu punya nilai historis yang tinggi. Kami nanti akan koordinasi dengan instansi terkait supaya meneliti penemuan benda antik itu,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto menyatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait penemuan benda antik di Desa Kropak tersebut. Meski demikian, informasi itu secepatnya akan ditindaklanjuti.

“Sampai hari ini tadi belum ada laporan masuk. Nanti akan coba kita cek dan laporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng,” jelasnya.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.