MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nelayan Jateng Banyak yang Belum Kantongi Sertifikat

0 187

MuriaNewsCom, Pati – Sertifikasi nelayan merupakan suatu hal yang wajib dan harus dilakukan oleh para nelayan. Mengingat, itu adalah sebagai bukti bahwa nelayan sudah memiliki kemampuan Basic Safety Training  (BST). Sehingga, mereka bisa menjaga keselamatan dan professional dalam melaut.

Ikhwal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Kelautan dan Perikanan (LKPI) Jateng, Purwadi saat memberikan pengarahan kepada peserta BST kepada para nelayan Juwana di Balai Desa Bajomulyo tiga hari ini, Rabu (11/7/2018).

Dia juga membeberkan, jumlah nelayan di Jateng sendiri ada sebanyak 200 ribu nelayan. Sementara yang sudah mengantongi sertifikasi nelayan hanya 40 ribu.

“Itu dari jumlah awak kapal yang berlayar pada kapal niaga maupun kapal perikanan. Jadi, jumlahnya masih sangat sedikit sekali,” ungkapnya.

Karena itu, dia mengajak pada awak kapal perikanan atau nelayan khususnya untuk segera mengikuti program kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar keselamatan atau BST. Sehingga, dengan pelatihan tersebut, mereka mengetahui mekanisme dalam melaut, terutama untuk mendapatkan sertifikat tersebut.

“Kami mengimbau bagi para nelayan yang ingin mengikuti diklat BST agar segera bergabung di LKPI Jateng, dengan cara mendaftar di masing-masing kantor pengurus LKPI yang saat ini sudah ada disetiap Kabupaten di wilayah Jawa Tengah,” kata Purwadi.

Dia melanjutkan, dalam program pelatihan BST tahun ini, LKPI Jateng mendapat kuota sebanyak 3000 peserta. Peserta yang mengikuti juga tidak akan di pungut biasa sama sekali alias geratis.

Meski kuotanya banyak, tetapi sampai saat ini baru ada 300an peserta yang mendaftar. Sehingga, untuk meneuhi kuota, tentunya masih kurang banyak. Dia berharap, para nelayan yang belum mempunyai sertifikat,  agar segera mendaftar dan mengikuti program BST tersebut.

“Dalam sesi pelatihan BST ini akan dibagi pergelombang. Pada kesempatan gelombang l ini diikuti peserta dari Kabupaten Pati dan Rembang. Sementara untuk gelombang selanjutnya juga akan diikuti seratus peserta dari kota lain,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.