MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Kata Mereka yang Tergeser dari Sekolah Incaran Karena Kena Zonasi

0 1.209

MuriaNewsCom, Jepara – Akibat sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini membuat sebaran siswa berprestasi merata. Bahkan sejumlah calon siswa yang menginginkan bersekolah di sekolah favourit gagal lantaran terganjal sistem zonasi.

Jojo, calon siswa yang berasal dari Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Jepara, mengaku kecewa karena tidak dapat diterima di sekolah yang ia inginkan. Padahal jika dia bersekolah di kota lebih dekat dari rumahnya ketimbang sekolah di Tahunan.

“Pinginya di sekitar Jepara karena jarak dari rumah lebih ketimbang sekolah di Tahunan.tapi karena saya ikutnya Kecamatan Tahunan, nilai saya tergeser dengan siswa yang mendaftar asal dari Kecamatan Jepara,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Margareta Hera Wati, warga Tahunan, yang mengaku kecewa anaknya tak diterima di sekolah SMA Negeri 1 Jepara. Padahal, nilai yang dimiliki anaknya cukup bagus. Hanya terganjal masalah zonasi anaknya tidak dapat diterima.

“Ya, kecewa. Karena anak juga kepinginnya di SMA 1. Nilai anak saya 36,5 digeser siswa yang nilainya 26 karena berada di zonasi,” ungkap Reta, saat ditemui di SMA 1 Jepara, Selasa (10/7/2018).

Kepala SMA Negeri 1 Jepara, Udik Agus DW menyampaikan, adanya sistem zonasi membuat nilai siswa yang diterima mengalami penurunan. Sebab, calon siswa yang memiliki nilai bagus-bagus dari luar zonasi tidak bisa diterima.

“Secara umum kalau dibanding tahun lalu nilai siswa yang diterima mengalami penurunan. Tapi penurunan angka pastinya berapa saya belum melihat,” terang Udik.

Menurutnya, sistem zonasi yang diterapkan pada PPDB tahun ini bertujuan agar terjadi pemerataan seberan siswa berprestasi di semua wilayah.

Dia menyebutkan, yang masuk dalam zonasi SMA Negeri 1 Jepara, yaitu Kecamatan Jepara Kota, Pakisaji, Kedung, dan Karimunjawa.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Tahunan, Maghfuri mengungkapkan, sistem zonasi pada PPDB kali ini berimbas pada naiknya nilai calon siswa yang diterima. Nilai calon siswa yang diterima di SMA Negeri 1 Tahunan dengan SMA Negeri 1 Jepara hampir sama.

“Nilai siswa ada peningkatan dan nilai siswa juga tidak jauh beda dari SMA 1 Jepara. Harapanya dengan adanya zonasi ini sekolah-sekolah di pinggiran mampu bersaing dengan sekolah di wilayah kota,” ungkapnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.