MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Musim Kemarau, Jateng Berpotensi Tetap Diguyur Hujan

0 396

MuriaNewsCom, Semarang – Musim kemarau di sejumlah wilayah di Jateng mulai mendekati puncaknya. Meski demikian, Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, di Jawa Tengah masih tetap akan diguyur hujan berintensitas ringan hingga sedang.

Hujan ini diprakirakan akan turun beberapa hari ke depan. Bahkan diperkirakan pada hari pencoblosan Pilkada Serentak 2018, Rabu (27/6/2018) besok juga beberapa wilayah di Jateng akan diguyur hujan

“Potensi hujan ringan hingga sedang dengan durasi pendek,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko di Semarang, Selasa (26/6/2018) dikutip Antarajateng.

Menurut dia, kondisi tersebut disebabkan oleh berkembangnya daerah pusaran angin yang memicu pemusatan massa udara, daerah belokan angin, jalur pertemuan angin serta dorongan massa udara kering yang dapat memicu pertumbuhan awan.

Berkembangnya daerah pusaran angin itu terjadi di wilayah Samudera Hindia, di bagian barat Sumatera dan Selat Makassar. Secara umum, lanjut dia, hujan masih dimungkinkan terjadi saat kemarau jika pasokan air serta kelembapan udaranya masih tinggi.

Hujan lebat disertai angin kencang, juga berpotensi terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. “Kondisi ini biasa terjadi 3 hingga 4 hari, paling lama 1 minggu,” ujarnya.

BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana akibat terjadinya cuaca ekstrim ini.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo juga menyebut, hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi mengguyur Jateng bagian selatan, Rabu besok. Wilayah yang berpotensi terjadi hujan ringan di antaranya Kabupaten Cilacap dan Kebumen, sedangkan Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara diprakirakan berawan.

Sementara pada Rabu (27/6) siang, kata dia, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan namun pada sore harinya, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Cilacap. Bahkan, lanjut dia, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan terjadi di lima kabupaten tersebut pada Rabu (27/6) malam.

“Secara umum intensitas hujan yang berpotensi dalam beberapa hari ke depan adalah ringan hingga sedang, tidak sampai lebat,” terangnya.

Terkait dengan kondisi gelombang di wilayah perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh memrakirakan tinggi gelombang maksimum berpotensi mencapai lebih dari 4 meter akibat adanya peningkatan kecepatan angin.

Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan di Stasiun Meteorologi Cilacap dan Bandara Tunggul Wulung Cilacap pada Senin (25/6/2018) hingga Selasa (26/6/2018), kecepatan angin berkisar 14-21 knot. “Kecepatan angin di sepanjang pesisir selatan Cilacap diprakirakan bisa lebih dari 21 knot,” paparnya. (ant)

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.