MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lebaran Ini, 9 Juta Perantauan Diperkirakan Mudik ke Jateng

0 256

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memprediksi jumlah pemudik asal Jateng yang akan kembalio ke daerah asalnya mencapai 9 juta orang. Mereka akan mudik setelah merantau dari berbagai daerah, khususnya dari DKI Jakarta.

Plt Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko menyebut, jumlah trsebut berasal dari jumlah pemudik ke Jateng tahun 2017 ditambah 10 persen.

“Tahun lalu pemudik kita mencapai 8,2 juta orang. Sekarang diperkirakan naik 10 persen jadi sekitar 9 juta orang warga Jateng akan mudik. Sebagian besar dari Jakarta,” katanya.

Untuk memfasilitasi pemudik, Pemprov Jateng bersama pemkab/pemkot di Jateng mengadakan mudik gratis. Rombongan mudik gratis diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (18/6/2018).

Pemudik diberangkatkan ke Jawa Tengah menggunakan 185 bus yang berasal dari bantuan Pemprov Jateng sebanyak 40 bus, pemkab/pemkot se Jateng 90 bus dan bantuan dari Bank Jateng sebanyak 55 bus.

“Jumah pemudik yang diberangkatkan dalam mudik gratis ini sebanyak 9.447 orang dengan tujuan kabupaten/kota di Jawa Tengah,” katanya.

Heru menjelaskan, mudik gratis merupakan program rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh Pemprov Jateng. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yabg akan mudik guna bersilaturahmi debgan keluarganya pada hari raya Iedul Fitri.

“Kami ingin meringankan beban mereka dengan tidak harus berdesak-desakan mencari tiket, apalagi bagi mereka yang kondisi ekonominya masih rendah,” jelasnya.

Selain itu, tambah Heru, mudik gratis diharapkan bisa mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor. Karena dari data yang ada penyumbang angka kecelakaan yang paling tinggi saat mudik adalah pengguna sepeda motor

“Saya harapkan mudik gratis ini bisa mengurangi jumlah pemudik sepeda motor. Tahun tahun sebelumnya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak. Angka kecelakaan mereka cukup tinggi,” bebernya.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengapresiasi upaya menyelenggarakan mudik gratis ini. Menurut Rukma, kegiatan ini sangat membantu bagi masyarakat dalam mengurangi pos pengeluaran di hari raya Iedul Fitri tahun ini.

“Saya mengapresiasi adanya mudik gratis ini. Ini sangat membantu bagi masyarakat menghadapi lebaran, ” katanya.

Rukma juga menghimbau kepada pemudik yang biasanya pulang ke Jateng menggunakan sepeda motor untuk berganti alat transportasi lain misalnya bus atau yang lain untuk mengurangi angka kecelakaan mengingat sepeda motor bukan dirancang untuk jarak jauh.

“Sepeda motor sebaiknya tidak digunakan sebagai sarana transportasi untuk mudik. Kan tidak dirancang untuk jarak jauh,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.