MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelaksanaan Pilkades di Grobogan Dilangsungkan Bulan November, Ini Jadwalnya

0 2.024

MuriaNewsCom, GroboganPelaksanaan Pilkades serentak di Grobogan tahun 2018 akhirnya sudah ada kepastian waktunya. Rencananya, hari H pencoblosan dijadwalkan pada 22 November mendatang.

“Waktu pelaksanaan Pilkades sudah ada keputusan resmi, yakni tanggal 22 November 2018. Saat ini kita sedang kita sosialisasikan tahapan pelaksanaan pilkades serentak ke semua desa,” kata Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Grobogan Daru Wisakti, usai memberikan sosialisasi Pilkades serentak di gedung Riptaloka, Jumat (8/6/2018).

Pelaksanaan Pilkades direncanakan dilangsungkan dalam dua gelombang. Pilkades gelombang I, tahapannya dimulai 11-19 Juni dengan kegiatan pembentukan panitia. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan berikutnya, seperti pendataan pemilih, pendaftaran calon hingga pelaksanaan Pilkades yang sudah ditentukan pada 22 November.

Pilkades gelombang I digelar pada 222 desa. Yakni, desa yang masa jabatan kadesnya berakhir pada bulan Oktober 2018 sampai Maret 2019.

“Jadi, dalam gelombang pertama ada beberapa kades yang masa jabatan baru berakhir Maret 2019. Tetapi pelaksanaan Pilkadesnya kita majukan pada akhir 2018. Namun, pelantikan 222 kades nanti akan dilakukan serentak bulan Maret 2019,” jelas mantan Kabag Tata Pemerintahan itu.

Kemudian Pilkades gelombang II diperuntukkan bagi 51 desa yang masa jabatan kadesnya berakhir setelah bulan Maret 2019.  Pelaksanaannya direncanakan akhir tahun 2019.

Untuk pelaksanaan Pilkades, Pemkab Grobogan sudah mengalokasikan anggaran melalui APBD senilai Rp 4 miliar. Dana tersebut nantinya diperuntukkan untuk membiayai keperluan Pilkades. Seperti pembuatan bilik suara, surat suara, dan honor panitia.

“Besar kecilnya dana yang diterima tiap desa beda-beda. Soalnya, jumlah pemilihnya juga tidak sama antara desa satu dengan lainnya,” katanya.

Kandidat yang boleh maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di Grobogan dibatasi jumlahnya. Maksimal hanya ada lima orang bisa yang ditetapkan jadi calon peserta Pilkades.

Daru Wisakti menambahkan, aturan itu sesuai dengan Perda yang mengatur tentang Kepala Desa. Dalam perda tersebut sudah ditentukan minimal calon ada dua orang dan maksimalnya lima orang.

“Jadi, dalam Pilkades nanti tidak ada calon tunggal atau musuh kotak kosong. Sedangkan, paling banyak calonnya ada lima orang,” jelas Daru

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.