MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lebaran, 10 Napi Lapas Kelas II B Pati Diperkirakan Dapat Kebebasan

0 325

MuriaNewsCom, Pati – Sebanyak 10 narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas II B Pati diprediksi akan mendapatkan remisi idul fitri dari pemerintah pusat. Mengingat, 10 napi tersebut masa tahanan tinggal beberapa bulan saja, sehingga apabila diusulkan remisi dan dikabulkan, maka akan langsung bebas.

Kepala Bagian Pembinaan Lapas Kelas II B Pati Kismiyanto mengatakan, ketika permohonan remisi itu dikabulkan, ada 10 napi yang tercatat sudah memasuki purna tahanan. Bahkan, mereka juga kami usulkan untuk mendapatkan remisi khusus 2 (RK2).

“Untuk yang mendapatkan RK2 ini yang kami usulkan ada 10 orang. Nanti, pengumumannya akan kami laksanakan pada saat lebaran. Dan untuk 10 orang ini, pada saat itu pula nanti akan langsung bebas,” ungkapnya, Selasa (5/6/2018).

Dia juga menambahkan, ada juga tahanan yang nantinya akan dibebaskan secara bersyarat paska mendapatkan remisi dari pemerintah. Hanya, untuk jumlahnya belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, bebas bersyarat itu tidak serta merta, napi langsung meninggalkan tanggung jawabnya.

“Berbas bersyarat itu, napi tetapi harus melaporkan kegiatannya ke lapas dalam jangka waktu yang ditentukan. Hanya, mereka bebas berada di rumah selama pembebasan bersyarat itu berlaku,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak lapas juga sudah mengajukan cuti bersyarat untuk beberapa napi yang sudah lama berada di sel. Ketika permohonan cuti bersyarat itu dikabulkan, tak lama kemudian ada pembukaan permohonan remisi.

“Untuk yang sudah cuti bersyarat, mereka juga kami ajukan lagi untuk mendapatkan remisi selagi semua persyaratannya terpenuhi. Nanti, yang tadinya sudah mendapatkan cuti bersyarat ini, juga akan dibebaskan lantaran mendapatkan remisi,” tegasnya.

Dia berharap, dengan adanya remisi ini dapat mengurangi penghuni lapas. Sehingga overkapasitas di lapas tersebut bisa terkurangi. Selain itu, pemerintah diharapkan lebih proaktif untuk memperhatikan anggaran lapas tersebut.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.