MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sering Tenggelam Rob, Pelindo Ingin Pindahkan Tanjung Emas ke Kendal

0 722

MuriaNewsCom, Semarang – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang setiap tahun selalu tenggelam akibat banjir rob. Terjangan rob yang disebabkan menurunnya muka tanah ini sangat menganggu aktivitas pelabuhan.

Oleh karenanya PT Pelindo III Cabang Semarang, sebagai operator pelabuhan ini berniat memindah Pelabuhan Tanjung Emas ke tempat lain. Salah satu tempat yang dianggap paling efektif yakni ke wilayah Kendal.

General Manager Pelindo III Cabang Semarang, Ardhy Wahyu Basuki mengakui adanya wacana pemindahan pelabuhan tersebut. Alasannya memang karena banjir rob yang selalu menggenani kawasan pelabuhan.

Ia menyebut, Pelindo, sedang mengkaji pemindahan Tanjung Emas ke kawasan Pelabuhan Kendal. Kini, Pelindo sedang melakukan kajian strategis lapangan untuk mengecek kelayakan tanah yang ada di sana.

“Kajiannya belum keluar hasilnya. Masih progres terus. Kalau Kendal lebih baik maka akan kita pindah ke sana. Kita harus pastikan kondisi tanah di Kendal apakah lebih baik ketimbang Semarang. Baru kita lakukan perpindahan bertahap,” ujar Ardhy kepada wartawan.

Ia menyebut, pihaknya memang telah melakukan berbagai upaya untuk membendung air rob. Salah satunya peninggian tanah dengan cara menguruk.

“Peninggian tanah kita lakukan terus-menerus. Terutama di kawasan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) yang masih dilakukan peninggian saban tahun,” ujarnya.

Bahkan untuk tahun ini, tinggi muka tanahnya semakin ditambah karena limpasan air laut ke daratan semakin me meningkat. Ia mengungkapkan, peninggian tanah di Tanjung Emas rutin dikerjakan dari 10 centimeter sampai 15 centimeter.

Pihaknya sendiri mengaku kewalahan melakukan peninggian tanah terutama di area demaga penumpang. Sebab, sejak selesai ditinggikan pada 2015 silam, pihaknya melihat rob yang meluas membuat dermaga harus kembali ditinggikan lagi.

“Yang repot kan tiga tahun harus ditinggikan lagi. Dana yang dihabiskan sudah sangat banyak,” cetusnya.

Untuk tahun 2018, ia sedang menggarap peninggian di tiga titik. Dua di antaranya berada di kawasan Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur. Kendati begitu, jika dilihat kondisi Desember 2017 sampai saat ini, ia memperkirakan jumlah titik yang harus ditinggikan akan bertambah.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.