MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jadi Destinasi Wisata Sastra, Rumah Kelahiran Pramoedya di Blora Segera Direvitalisasi

0 276

MuriaNewsCom, BloraRumah kelahiran mendiang sastrawan Pramoedya Ananta Toer direncanakan akan dijadikan sebagai salah satu Destinasi Wisata Sastra di Kabupaten Blora. Rencana itu sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Indonesiana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dinporabudpar) Blora Kunto Aji menyatakan, Indonesiana adalah sebuah platform kegiatan kebudayaan yang nantinya akan digarap bersama-sama. Yakni, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

”Kami akan terus berupaya mewujudkan rumah ini sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Blora. Sehingga ke depan kunjungan ke destinsasi wisata sastra Rumah Pram ini diharapkan akan lebih banyak dan betul-betul mengangkat Kabupaten Blora, yang pada gilirannya nanti akan berdampak pada daya ungkit ekonomi,” jelasnya.

Dalam rangka menjadikan destinasi wisata, dalam waktu dekat akan dilakukan kegiatan revitalisasi rumah masa kecil Pramoedya. Rencananya, reavitalisasi akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018.

Menurut Kunto, kepastian pelaksanaan revitalisasi berdasarkan survei yang dilakukan tim dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud di rumah kelahiran sastrawan Pramoedya Ananta Toer di Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora. Survei di rumah yang kini ditempati Soesilo Toer, adik kandung Pram tersebut dilangsungkan selama tiga hari, sejak Kamis (17/5/2018).

Kepala BPCB Jawa Tengah dan perwakilan lembaga terkait dari Provinsi Jawa Tengah, staf khusus dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI serta tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora ikut mendampingi kegiatan survei.

”Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Bapak Harry Widianto kebetulan ikut hadir saat survei. Kegiatan survei ini sebagai salah bentuk perhatian dan tindak lanjut revitalisasi rumah masa kecil Pram sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Kabupaten Blora,” ungkap Kunto, Sabtu (19/5/2018).

Dalam survei yang dilaksanakan selama tiga hari itu sudah dilakukan pengukuran di beberapa titik dan kawasan rumah masa kecil Pram. Nantinya direncanakan pula pengembangan perpustakaan dan informasi tentang karya serta biografi Pramoedya.

”Hanya saja kami belum tahu bagaimana bentuk perencanaannya karena itu dilakukan tim dari pusat. Yang pasti, revitalisasi rumah masa kecil Pram dimulai bulan Agustus,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani menambahkan, rumah masa kecil Pram, belum termasuk katagori cagar budaya. Meski demikian, dalam revitalisasi nanti diusulkan agar bagian dan bentuk asli tidak dipugar.

”Sempat diusulkan pembangunan joglo untuk kegiatan temu sastra dan olah karya sastra. Sebab anak-anak di Blora sudah ada yang punya bakat menjadi sastrawan, ” ujarnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.