MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Ratusan Juta, Warga Sragen Ini Diringkus Polisi

0 419

MuriaNewsCom, Kudus – Polres Kudus berhasil mengungkap kasus penipuan dengan modus menggandakan uang. Tersangka Teguh Adreng Panggayuh alias Bambang (46) berhasil diringkus polisi pada 15 Mei kemarin. Warga Sragen itu diringkus di depan warung depan SMA PGRI Sragen Turut Desa teguhan Sragen.

Awal mula tersangka beraksi pada tanggal 1 April 2018 lalu. Kala itu tersangka mendatangi rumah Kartini warga Grobogan menawarkan bantuan bagi orang yang mempunyai masalah keuangan dengan modal Rp 5 juta bisa menjadi Rp 200 juta. Namun karena Kartini tidak memiliki uang sehingga Kartini memperkenalkan tersangka kepada Jumadi warga Desa Peganjaran Kecamatan Bae Kudus.

“Selanjutnya Kartini mempertemukan Jumadi dengan tersangka di Hotel Ken Dedes Sragen. Di hotel itu, korban dan pelaku mengadakan kesepakatan antara Jumadi dengan tersangka untuk menggandakan uang senilai Rp 30 juta menjadi Rp 200 juta,” papar Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning.

Lanjut AKBP Agusman Gurning, tersangka kemudian mengajak korban untuk melakukan ritual penggandaan uang di rumah korban. Namun karena situasi rumah korban dalam kondisi ramai, tersangka membatalkan ritual itu. Tersangka kemudian meminta agar ritual dilaksanakan di hotel yang menghadap ke selatan.

“Selanjutnya pada hari Jumat 13 April 2018 lalu, di kamar hotel nomor 08 Surya Kencana Jl Lingkar Selatan Jati Kudus untuk melakukan ritual. Di mana pada ritual itu, korban menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta rupiah, kemudian korban disuruh menutup mata sambil berdoa dan lampu kamar dimatikan,” terang dia.

Kemudian, setelah korban menutup mata, tersangka menata uang yang diserahkan korban di atas kardus yang dibalik. Setelah korban membuka mata, dan melihat seakan-akan uang sudah didalam kardus tersebut.

“Tersangka kemudian mengambil uang tersebut ditaruh di dalam tas, selanjutnya tersangka pergi dengan alasan akan memandikan patung bergambar kereta dan ular berkepala manusia. Namun tersangka tidak kunjung datang, dan setelah korban membuka kardus ternyata didalamnya tidak berisi uang, hanya dua buah kelapa dan kain berwarna hijau,” kata dia.

Sehingga korban kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian. Akibat dari penipuan itu, satu tersangka Teguh Adreng Panggayuh alias Bambang (46) berhasil ditangkap, dan satu pelaku lainnya masih dalam pencarian.

“Tersangka dapat dipersalahkan melakukan penipuan sebagai dimaksud dalam pasal 378 KUHPidana,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.