MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penjual Bunga untuk `Nyekar` di Pati Kebanjiran Order

0 217

MuriaNewsCom, Pati – Tradisi nyekar atau tabur bunga di makam menjelang puasa di bulan Ramadan, membuat sejumlah pedagang bunga meraup untung berlipat. Apalagi, harganya bisa naik hingga tiga kali lipat setiap bakul atau keranjangnya.

Endang Sukesi salah satu penjual bunga di Pasar Puri Pati mengatakan, penjualan bunga untuk menyakar menjelang puasa memang meningkat. Bahkan, banyak juga pembeli yang mulai memesan bunga.

”Besok (16/5/2018) pembelinya akan bertambah lagi, karena pada Kamis sudah memasuki bulan puasa. Biasanya, sehari sebelum puasa, banyak orang yang membeli bunga disini untuk nyekar,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (15/5/2018).

Dia mengaku, untuk harga bunga per satu bakul yang kecil bisa mencapai Rp. 10 ribu. Harga tersebut naik 100 persen dari yang biasanya, yakni Rp. 5 ribu per bakul. Sementara untuk ukuran besar, harganya bisa mencapai Rp. 50 ribu.

Lebih lanjut, kenaikan harga tersebut baru terjadi sepekan ini. hanya, kenaikan tersebut diakuinya tidak berlangsung lama. Sehari setelah puasa, harga bunga untuk nyekar akan kembali normal lagi.

”Tetapi itu tidak bisa menjadi patokan, karena harga bunga saat ini memang sedang mahal. Kalau terjadi kenaikan, saya piker wajar,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, ada tiga jenis buga yang digunakan untuk nyakar, yaitu bunga mawar, melati dan bunga kenanga. Untuk pembeli sendiri, dia mengaku banyak yang dari luar daerah. Bahkan banyak orang semarang yang mengmbil bunga mawar maupun melati dari Pati.

”Kalau di pati ini kan lengkap. Orang Semarang, Kudus, Rembang juga banyak yang datang ke sini,” tuturnya.

Diperkirakan, kenaikan bunga untuk nyekar ini akan kembai terjadi menjelang hari raya Idhul Fitri.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.