MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ki Enthus Meninggal Karena Serangan Jantung, Dimakamkan di Sangar Wayang

0 1.251

MuriaNewsCom, Tegal – Dalang kondang Ki Enthus Susmono meninggal dunia pada Senin (14/5/2018) malam di RS dr Suselo Slawi sekitar pukul 19.01 WIB. Calon bupati petahana itu meninggal dalam usia 53 tahun karena serangan jantung.

Proses pemakaman Ki Enthus dilakukan sejak Selasa (15/5/2018) pagi. Jenazah bupati Tegal nonaktif itu diiring dari rumah duka di Desa Bengkle, Kecamatan Talang, Tegal menuju pendapa Kabupaten Tegal untuk penghormatan terakhir dan pelepasan jenazah.

Plt Gubernur Jateng, Heru Sudjatmolo dan Pjs Bupati Tegal Sinung Rachmadi akan memberi penghormatan terakhir. “Informasi dari Tata Usaha Gubernur Bapak Plt Gubernur beserta Ibu ke Tegal,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Pemrpov Jateng Lilik Henry.

Usai penghormatan terakhir, jenazah dalang yang sudah meyabet segudang penghargaan itu akan disalatkan di Masjid Agung Tegal, dan kemudian diiring kembali ke lokasi pemakaman.

Informasi awal jenazah akan dimakamkan di TPU Dampyak, Kramat Tegal. Namun rencana itu berubah dan pemakaman dilakukan di Sanggar Wayang Satria Laras, Desa Bengkle yang merupakan milik almarhum. Hingga berita ini diturunkan proses pemakaman tengah berlangsung.

Pjs Bupati Tegal, Sinung rachmadi mengatakan, tim dokter RS dr Suselo menyimpulkan jika Ki Enthus meninggal akibat serangan jantung. Sebelum meninggal, Enthus sempat menggelar pentas wayang golek pada acara pelepasan siswa siswi SMP dan MA Al Ikhlas Desa Cerih Kecamatan Jatinegara.
“Pak Enthus juga berencana akan menghadiri pengajian di Desa Argatawang. Namun dalam perjalanan, Pak Enthus mengeluh sakit dan nyeri pada bagian dada dan mual hingga tidak sadarkan diri,” terang Sinung.

Keluhan sakit itu terjadi pada sore hari, dan langsung dilarikan ke Puskesmas Jatinegara pada pukul 17.45 WIB. Dokter Puskesmas kemudian merujuk Ki Enthus ke RSUD Dr Soeselo Slawi.

Sekitar pukul 18.20 WIB, Enthus tiba di rumah sakit masih dalam keadaan koma dan mendapat bantuan pernafasan menggunakan oksigen. Oleh petugas rumah sakit dibawa masuk di IGD dan diterima oleh dr Akhmad Rosidi selaku dokter.

“Upaya Resusitasi jantung dan paru segera dilakukan bersama tim medis selama kurang lebih 45 menit, namun tetap tidak ada respon. Pak Enthus dinyatakan meninggal pada pukul 19.15 WIB dengan penyebab kematian serangan jantung,” tegas Sinoeng.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.