MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Isu Teknologi, Paslon nomor 1 dan 5 Saling Adu Argumen

0 342

MuriaNewsCom, Kudus – Suasana debat terasa semakin ramai, ketika paslon nomor urut 1 Masan-Noor Yasin mengambil pertanyaan dan nomor undian. Karena paslon nomor 1 itu mendapatkan nomor undian, maka paslon yang menanggapi yakni paslon nomor 5 Tamzil-Hartopo.

Mereka mendapatkan pertanyaan terkait perencanan tidak terlepas perkembangan jaman, memaskui era digital mengintegrasikan IT dengan program dan mengurangi dampak negatifnya.

Tamzil paslon nomor 5, menilai sebagai warga Kudus yang cerdas untuk memanfaatkan teknologi secara terdas. Menurutnya jangan sampai dengan teknologi, Kudus kota santri akan larut dalam teknologi. Ia pun mempertanyakan langkah paslon nomor satu.

“Kami sudah lakukan sperti pelayanan masyarakat sudah kami lakukan, contohnya di Kabupaten Kudus sudah kami berikan layanan pelayanan 24 jam nostop, ada perjinan yang online, ada juga menara. Ini bentuk teknologi untuk melayani masyarakat, karena tekat kami untuk melayani masyarakat dengan baik,” papar Masan paslon nomor urut 1 saat debat, Jumat (11/5/2018).

Jawaban tersebut, ditanggapi paslon nomor urut 5.  Menurut Tamzil jawaban tersebut dirasa masih normatif dan sudah tidak jamannya lagi.

“Yang anda jelaskan masih bersifat umum, saya lebih detail ini. Saat ini media sosial bisa digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, semua produk akan bisa dipasarkan melalui media sosial. Orang luar daerah Kudus bisa mengakses, kalau hanya pelayanan perijinan, sudah jaman 2013 mas. Saatnya action,” tanggapnya.

Tanggapan tersebut, langsung sontak mendapatkan reaksi oleh paslon nomor 1 Masan. Menurut Masan, dengan adanya perijinan yang melalui online. Hal itu dirasa dapat menekan angka kurupsi.

“Betul apa yang disampaikan untuk kepentingan masyarakat, tapi ini penting untuk mengurangi korupsi, untuk menghindari tatap muka ini akan mengurangi tingkat korupsi yang ada di kabupaten Kudus, itu yang penting bagi kami, teknologi ini jangan disalahkan gunakan, jangan menyebar berita-berita hoax,” jelas Masan.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.