MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Jepara : Tarian Erotis di Pantai Kartini Tak Bermoral!

0 2.416

MuriaNewsCom, Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengutuk tarian erotis yang terjadi di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14/4/2018). Ia mengatakan aksi tersebut mencemarkan nama baik Bumi Kartini.

Ia menyebut, perbuatan yang dilakukan tiga wanita yang melenggak-lenggok mengenakan bikini itu, sebagai amoral. Lantaran, selain merendahkan harkat wanita, hal itu juga melecehkan umat Islam karena dilakukan pada peringatan Isra’ Mi’raj.

“Saya mengutuk keras kejadian tersebut. Itu merupakan sesuatu yang amoral, lantaran terjadi saat umat Islam memeringati hari besar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad. Dan lagi, ini kan menjelang Hari Kartini dan masih dalam suasana HUT Jepara ke 469,” tuturnya, Senin (16/4/2018).

Dirinya mewanti-wanti jajaran Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk lebih berhati-hati, dalam pemberian izin acara. Dirinya menekankan hal itu khususnya untuk pengelola pariwisata agar jangan sampai kecolongan.

“Entah mereka sebagai obyek atau subyek, ini sangat disesalkan. Kami meminta siapapun agar selalu waspada jangan sampai kecolongan lagi, dengan tindakan yang melanggar UU Pornografi dan Perda K3,yang berkedok kegiatan apapun. Kepada pengelola wisata, saya minta lebih selektif lagi dalam memberikan izin penggunaan tempat dan meningkatkan pengawasan,” tegasnya.

Marzuqi mengatakan, pihaknya tidak mendukung komunitas-komunitas yang dalam kegiatannya tidak mendukung visi dan misi pemerintah.

Terakhir, ia menyatakan apresiasinya kepada Kepolisian Resor Jepara yang sigap menangani kasus ini. Hingga Senin siang, diketahui ada dua tersangka yakni H dan B yang ditahan, karena menginisiasi ajang sexy dancer, pada acara kumpul komunitas motor Yahamah NMax, Sabtu lalu.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.