MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Komplotan Rampok Bergolok Todong Nasabah Bank, Terekam CCTV Bawa Kabur Rp 300 Juta

0 929

MuriaNewsCom, Tegal – Komplotan rampok bergolok terekam CCTV tengah menjalankan aksinya menodong seorang nasabah bank yang baru mengambil uang sebesar Rp 300 juta. Pelaku menodong korban dengan golok dan membawa kabur seluruh uangnya.

Korbannya diketahui bernama Sulton (43), warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Aksi perampokan yang terekam kamera itu terjadi di depan rumah korban pada Kamis (12/4/2018).

Kepada wartawan, Jumat (13/4/2018) menceritakan kejadian tersebut. Usai pulang dari bank untuk menarik dana, ia pulang menggunakan sepeda motor. Uang sebesar Rp 300 juta yang baru diambilnya dari bank disimpan di dalam bagasi motor.

Namun baru sampai di depan rumah, kawanan perampok menghampirinya dan langsung mengacungkan golok ke arah korban.

“Saya belum sempat buka pagar, tiba tiba dari belakang dipepet orang bersenjata dan mengayunkan ke arah saya. Yang lainnya merebut motor dan uang saya,” ujar Sulton.

Dari rekaman CCTV terlihat jumlah pelaku yang menyatroni korban sebanyak empat orang. Mereka mengendarai dua sepeda motor.

Baca : Aksi Maling Motor Embat CBR 250 di Kudus Terekam CCTV

Salah satu pelaku terlihat mengayunkan golok ke arah korban yang tersudut di pagar. Korban lari menyelamatkan diri, dan para pelaku langsung membawa kabur motor milik korban yang di dalamnya terdapat uang ratusan juta.

Diduga korban sudah diawasi para pelaku sejak ke luar dari bank di jawasan Pasar Lagi, Jalan A Yani Kota Tegal.

Terbukti motor korban yang sempat dibawa kabur pelaku, ditinggal begitu saja di Jalan Sipelem, Kota Tegal. Namun uang sebesar Rp 300 juta di dalam bagasi motor sudah amblas. Kasus ini pun kini tengah diusut aparat kepolisian.

Rekaman CCTV tersebut kini juga tengah diteliti polisi, untuk mendeteksi para pelaku.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.