MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Korupsi Urea, Mantan Kepala Perhutani Jateng Divonis 3 Tahun Penjara

0 473

MuriaNewsCom, Semarang – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menjatuhi vonis tiga tahun penjara kepada mantan Kepala Perhutani Unit I Jawa Tengah, Siswanto. Vonis ini dijatuhkan atas kasus korupsi proyek urea tablet di Perhutani pada 2010-2011.

Putusan ini dijatuhkan Hakum Ketua M Sainal, dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (12/4/2018). Vonis yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni selama empat tahun penjara.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” katanya saat membacakan hasil putusan.

Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 200 juta yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama 4 bulan.

Menurut hakim, terdakwa terbukti menyalahgunakan wewenangnya sebagai kepala Perhutani Jawa Tengah dalam proyek pengadaan pupuk urea tablet. Terdakwa menyetujui penunjukan langsung PT Berdikari dalam pengadaan pupuk urea tersebut. Padahal terdakwa mengetahui jika PT Berdikari bukanlah produsen pupuk.

Dalam pengadaan itu, terdakwa terbukti menerima Rp 60 juta yang merupakan fee dari proyek pengadaan pupuk pada triwulan keempat 2010 serta triwulan pertama dan keempat 2011.

Badan Pemeriksa Keuangan menghitung, total kerugian negara akibat penyimpangan pengadaan pupuk urea tablet tersebut mencapai Rp12,5 miliar.

Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pengembalian uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 60 juta, sama seperti yang diterima oleh terdakwa dalam perkara tersebut. Atas putusan itu, terdakwa langsung menyatakan menerima sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.