MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Guru Ponpes di Solo Terciduk Saat Edarkan Narkoba, Diberi Upah Rp 1 Juta Tiap Ambil Barang

0 278

MuriaNewsCom, Semarang – Peredaran narkoba di Jawa Tengah cukup memprihatinkan. Pelaku pengedar tak hanya dari kalangan para kriminal, melainkan juga sudah menyasar ke wilayah pendidikan.

Bahkan seorang guru di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Solo, diketahui menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba. Ini terlihat dari hasil pengungkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

Seorang guru ponpes berinisial AGR (47) diamankan petugas saat menjadi kurir narkoba. Warga Laweyan, Solo, itu dibekuk di Jalan Raya Sukowati, Kabupaten Sragen, usai mengambil paket sabu seberat 10 gram.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, tersangka AGR ditangkap bersama satu pelaku lain berinisial SYN (53) saat mengambil paket sabu di Sragen. “Tersangka ini kurir sekaligus pemakai,” ujarnya.

Dihadapan petugas, AGR mengaku diperintah seseorang bernama Bejo yang saat ini masih buron untuk mengambil paket sabu di Sragen.

AGR yang sudah mengajar sekitar 5 tahun di Ponpes, mendapat upah Rp 1 juta untuk mengambil barang haram tersebut. Paket sabu sebesar 10 gram, rencananya akan diberikan ke seorang pemesan di Solo.

Beberapa tahun lalu AGR juga sebagai pengguna narkoba, dan sempat berhenti mengonsumsi barang berbahaya tersebut. Namun belakangan tersangka kembali menggunakan sabu setelah bertemu dengan rekannya sesama pengguna. “Tersangka kembali mengonsumsi narkoba sejak Januari 2018 lalu,” ujarnya.

Penangkapan terhadap AGR ini, lanjut Heru menunjukkan bahwa narkotika telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat. “Narkotika sudah menyebar ke pondok pesantren. Oleh karena itu harus dilakukan antisipasi sejak dini,” katanya.

Ia mengharapkan dukungan para tokoh agama dan masyarakat untuk membantu mencegah penyalahgunaan narkotika yang mengancam para penerus bangsa.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.