MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tahun Depan Kota Semarang Mulai Bangun Monorel Bandara-Simpang Lima

0 984

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai merealisasikan pembangunan monorel yang telah direncakan sejak beberapa tahun terakhir. Tahun 2019 mendatang, pemkot menargetkan pembangunan kereta modern itu bisa mulai dilakukan.

Monorel di ibu kota Jawa Tengah ini rencananya akan dibangun dari Bandara Internasional A Yani Semarang-Simpang Lima. Target pembangunan ini ditegaskan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2019 di Kompleks Balaikota, yang berlangsung 2 hari Senin-Selasa (26-27/3/2018).

Ada 11 prioritas pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Semarang saat ini. Salah satunya pembangunan monorel yang ditargetkan dapat dimulai tahun 2019.

Program itu sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan konektivitas pusat-pusat ekonomi sekaligus pemantapan pelayanan publik.

“Pembangunan monorel dari Bandara Achmad Yani yang baru ke Simpang Lima menjadi penting untuk mendukung arah kebijakan Semarang pada 2019 yaitu penguatan struktur ekonomi yang didukung oleh peningkatan sektor perdagangan dan jasa,” ujarnya.

Selain monorel, pengembangan aksesibilitas pada 2019 juga dilakukan dengan pengadaan lahan Semarang Outer Ring Road. Tak hanya itu, Pemkot Semarang juga menargetkan pembangunan perlintasan tidak sebidang di Jalan Madukoro dan Jalan Anjasmoro Raya, serta kajian pembangunan Jembatan Madusono (Madukoro-Kokrosono).

Adapun arah kebijakan Semarang Hebat 2016-2021 yang ingin dicapai Hendi dimulai dari penyiapan infrastruktur untuk mendukung Kota Metropolitan yang sejahtera dan melayani pada tahun 2017.

Kemudian arah kebijakan di tahun 2018 ini adalah mewujudkan pengembangan infrastruktur untuk memecahkan masalah besar perkotaan dan daya saing SDM. Sementara di tahun 2019, kebijakan pembangunan diarahkan pada penguatan struktur ekonomi yang didukung oleh peningkatan sektor perdagangan dan jasa.

“Dan di tahun 2020 arah kebijakan Semarang Hebat adalah terwujudnya pemantapan Semarang sehat, cerdas, tangguh, melayani, dan berdaya saing,” paparnya.

Ia optimistis perekonomian Kota Semarang akan terus meningkat. Berdasar data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang meningkat dari 78,04 pada 2012 menjadi 81,19 pada 2016.

Kemudian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang juga meningkat dari 86 triliun pada 2011 menjadi 115 triliun pada 2016. Sementara untuk nilai investasi juga melonjak dari 0,9 triliun pada 2011 menjadi 20,5 triliun pada 2017.

“Yang menggembirakan adalah angka kemiskinan di Kota Semarang juga menurun dari sebelumnya 5,13 persen pada 2012 menjadi 4,62 persen pada 2017,” tukasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.