MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sempat Jadi Korban Skimming, Uang Nasabah BRI di Grobogan Akhirnya Diganti

0 620

MuriaNewsCom, Grobogan – Kasus berkurangnya saldo tabungan secara misterius atau skimming ternyata tidak hanya terjadi di wilayah Kediri, Jatim saja. Seorang nasabah BRI di Grobogan juga sempat jadi korban skimming.

Korban skimming ini adalah Joko Purnomo (47), warga Dusun Karangrowo, Desa Suru, Kecamatan Geyer. Namun, setelah melaporkan pada pihak bank, uang milik nasabah BRI ini akhirnya sudah diganti dengan dimasukkan lagi ke dalam rekeningnya.

Menurut Joko, uangnya dalam tabungan mendadak berkurang pada 14 Februari lalu. Ia saat itu sempat kaget ketika ada pemberitahuan transaksi melalui pesan singkat yang masuk ke handphonenya sekitar pukul 02.30 WIB.

“Transaksi menyatakan ada penarikan sebesar Rp 1,25 juta sampai delapan kali. Kemudian, ada dua kali penarikan dengan nomilan masing-masing Rp 10 juta. Jadi totalnya berkurang Rp 30 juta,” ujarnya pada wartawan, Selasa (20/3/2018).

Keesokan harinya, Joko melaporkan kejadian tersebut ke kantor BRI unit Geyer. Oleh BRI Geyer laporan itu kemudian diteruskan ke BRI Cabang Purwodadi hingga kantor pusat.

Saat melapor ke BRI cabang Purwodadi, dirinya diminta menghubungi call center BRI pusat. Saat menghubungi nomor itu, ia dijanjikan mendapatkan ganti rugi dalam waktu 20 hari.

Setelah 20 hari berlalu, Joko sempat merasa khawatir karena pengembalian uang yang dijanjikan belum diterima. Namun, akhirnya ia merasa lega karena uangnya yang hilang akhirnya diganti hari ini, Selasa (20/3/2018).

“Iya, hari ini tadi, uang yang hilang sudah diganti pihak BRI. Meski sudah dikembalikan, saya tetap khawatir kalau kejadian tersebut terulang lagi. Pihak bank juga sudah mengimbau pada saya agar hati-hati saat bertransaksi menggunakan kartu ATM,” sambungnya.

Pimpinan Cabang BRI Purwodadi Agung Nugraha menyatakan, persoalan yang menimpa salah satu nasabahnya itu langsung ditangani kantor pusat. “Semua proses penyelesaian ditangani kantor pusat di Jakarta. Saat ini, sudah diselesaikan dan uang yang bersangkutan sudah diganti,” katanya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.