MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengurus NU Kendal dan Menantunya Diserang Pria Bergolok, Motifnya Njambret?

0 550

MuriaNewsCom, Kendal –  Rois Syuriah NU Ranting Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, KH Ahmad Zaenuri diserang pria bergolok hingga mengalami sejumlah luka. Sebelum menganiaya ulama itu, pelaku juga menghajar menantunya bernama Agus Nurus.

Pelaku diketahui bernama Suyatni (34) warga Gumuh, Kabupaten, Kendal. Pelaku nyaris dihakimi massa sebelum diamankan ke kantor polisi.

Aksi penyerangan itu terjadi pada Sabtu (17/3/2018) sore. Saat itu Agus Nurus tengah mengeluarkan mobil dan tiba-tiba pelaku datang langsung menyerangnya dengan senjata tajam. Ahmad Zaenuri yang mengetahui anaknya diserang, mencoba menolong namun ia kena bacokan.

“Menantu korban kena bacokan di kepala. Sementara Ahmad Zaenuri kena sabetan golok di tangan,” kata Kasat Rekrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar.

Hingga pagi ini, polisi masih terus mendalami kasus penganiayaan itu. Namun dari pemeriksaan sementara polisi menduga motifnya adalah kriminal murni.

Kasat Rekrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar menyatakan, awalnya pelaku hendak menjambret tas milik anak Ahmad Zaenuri yang bernama Ulfah.

Saat itu Ulfah akan bepergian bersama suami, Agus Nurus. Dari keterangan tersangka untuk memudahkan aksinya ia terlebih dahulu melukai Agus. Mengetahui ada keributan, mertua Agus, Haji Achmad Zaenuri ke luar rumah mencoba menolong namun juga jadi korban.

Setelah membacok korban kedua, pelaku langsung ditangkap oleh warga. Pelaku juga sempat dihakimi, karena melawan. Lalu warga menghubungi polisi agar pelaku segera ditangkap polisi.

“Pada saat dimintai keterangan, tersangka dapat  menjawab pertanyaan penyidik  dengan lancar,” ujarnya.

Tersangka Suyatno, mengaku bekerja sebagai pengamen. Saat itu ia tidak memiliki uang dan bermaksud untuk meminta uang kepada korban.

“Tiga hari ini engga punya uang, saya bingung dan stress. Pas lewat rumah dia (korban),  saya mau minta uang tapi takut tidak dikasih. Ya terus saya tusuk pakai parang biar ngasih,” akunya.

Pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Dengan jeratan pasal ini pelaku terancam hukuman 9 tahun kurungan penjara.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.