MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mengerikan! Mayat Bayi di Pekalongan Kocar-kacir Dimakan Biawak

0 1.463

MuriaNewsCom, Pekalongan – Warga Pantai Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, Rabu (14/3/2018) dini hari tadi digegerkan dengan penemuan mayat bayi di sekitar areal kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan.

Yang membuat heboh, mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dengan tubuh yang sudah terkoyak dan tak utuh. Mayat bayi itu dipergoki warga tengah dimangsa binatang biawak.

Saat dicabik biawak, mayat bayi itu terbungkus plastik warna merah, yang sebelumnya terkubur di tanah. Binatang itu mencabik-cabik tangan kanan bayi malang tersebut.

Jasad bayi ini awalnya ditemukan oleh warga yang bertugas sebagai penjaga malam di kampus tersebut. Warga awalnya melihat seekor biawak yang sedang memakan sesuatu. Namun setelah didekati, ternyata hewan rawa tersebut tengah memakan potongan tangan dari jasad bayi itu.

“Saya lagi berkeliling jaga malam. Saya lihat sesuatu dikebun,ternyata ada biawak yang tengah mengorek-ngorek lubang tanah. Di situ ada bungkusan warna merah,” kata Dakirin penjaga malam setempat.

Binatang biawak saat mendekati potongan mayat bayi. (istimewa)

Ia mengaku sempat mengusir binatang itu, karena tengah mencakar-cakar tangan bayi.

Melihat kejadian tersebut, warga kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian, hingga akhirnya diketahui ada bagian tubuh lain yang dikubur sedalam dua puluh sentimeter di pematang tambak.

“Setelah di TKP ternyata ada bagian dari mayat bayi yang dibungkus kain merah yang di kubur di TKP. Dan saat ditemukan hanya tinggal tangan kanan mayat bayi,” kata Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto kepada wartawan.

Aparat kepolisian bersama tim medis dan Inafis langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut dan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Polisi juga menduga, tak utuhnya jasad bayi tersebut karena sudah dimakan biawak.

“Nampaknya (jasad bayi ini) sudah beberapa hari, makanya nanti dipastikan di rumah sakit. Mungkin sudah dimakan biawak. Karena memang daerah ini kan banyak biawak. Tadi juga didapat karena ada biawak,” kata Kompol Agus Riyanto, Kapolsek Pekalongan Utara.

Dari hasil visum yang dilakukan di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan diketahui, jasad bayi malang tersebut berjenis kelamin perempuan. Kondisi bayi sudah membusuk, dan diperkirakan sudah lebih dari tiga hari dikubur di lokasi tersebut.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini guna mencari pelaku pembuangan bayi malang tersebut. Polisi sudah mengantongi petunjuk sebuah kemeja warna merah muda yang digunakan untuk membungkus jenazah yang bayi.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.