MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KPP Pratama  Blora Gagal Capai Target Penerimaan Pajak Tahun 2017

0 330

MuriaNewsCom, Grobogan – Target penerimaan pajak tahun 2017 gagal dicapai KPP Pratama Wilayah Blora. Hal itu disampaikan Kepala KPP Pratama Wilayah Blora Udianto dihadapan Bupati Grobogan Sri Sumarni, pimpinan FKPD dan kepala OPD dalam acara publikasi penyampaikan SPT Tahunan melalui E-Filing, Selasa (13/3/2018).

Menurut Udianto, penerimaan pajak yang didapat tahun lalu hanya berkisar Rp 544 miliar. Sementara target yang ditetapkan sebesar Rp Rp 711 miliar.

”Dengan pencapaian tersebut, kita tidak bisa memenuhi target yang ditetapkan untuk tahun 2017. Target ini untuk penerimaan pajak di dua kabupaten, yakni Blora dan Grobogan. Soalnya, kantor kita membawahi dua wilayah ini,” jelasnya.

Meski tidak mencapai target, namun penerimaan pajak yang didapat pada tahun 2017 sudah meningkat dibandingkan pada tahun 2016. Pada tahun 2016, pendapatan pajak yang diperoleh berkisar Rp 504 miliar lebih.

Untuk meningkatkan penerimaan pajak, khususnya tahun 2018 ini, lanjut Udianto, pihaknya akan melakukan beberapa upaya. Antara lain, melakukan pendekatan kepada sejumlah penunggak pajak. Pihaknya akan melakukan upaya persuasif agar para penunggak pajak itu mau melunasi tunggakannya.

Sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pendekatan pada masyarakat. Yakni, melakukan sosialisasi masalah perpajakan ke berbagai kalangan. Bahkan, pihaknya juga melibatkan para tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam sosialisasi pajak tersebut.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, pembayaran pajak ini memang perlu dilakukan oleh mereka yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak. Menurutnya, pembayaran pajak pada pemerintah ini nantinya akan dikembalikan lagi pada masyarakat untuk berbagai macam kegiatan pembangunan dan belanja daerah.

”Selama ini setoran pajak merupakan komponen penting bagi pemerintah. Sebab, sekitar 80 persen anggaran belanja pemerintah bersumber dari pendapatan pajak. Jika pendapatan pajak meningkat maka alokasi belanja untuk pemerintah pusat maupun daerah juga ikut naik,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni dan para pejabat yang hadir sempat menunjukkan print out bukti laporan surat pemberitahuan (SPT) pajak yang dilakukan melalui layanan E-Filing.“Saya sudah melaporkan SPT tahunan beberapa hari lalu. Kepada para wajib pajak saya himbau untuk segera melaporkan SPT tahunannya lewat E-Filing karena cukup mudah dan bisa dilakukan dari mana saja,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.