MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Buya Safii Titip Program Pertanian Organik Pada Ganjar

0 348

MuriaNewsCom, Yogyakarta – Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersilaturahmi dengan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif, Rabu (13/3/2018). Ganjar mendapatkan titipan beberapa program, salah satunya pertanian organik.

Ganjar diterima Buya di Gedung Graha Suara Muhammadiyah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Keduanya berbincang empat mata selama satu jam kemudian membuka konferensi pers dengan wartawan di lantai 3 gedung tersebut.

Ganjar menyampaikan, bersama Buya membicarakan banyak hal, salah satunya tentang program pertanian.

“Tadi lebih banyak diskusi soal pertaniam tadi yang seru, bagaimana politik pertanian kita digeser ke organic, sehingga lebih baik,” katanya dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom.

Selain pertanian, Buya meminta Ganjar merancang program yang realistis alias tidak mengada-ada. Program-program tersebut harus mampu diwujudkan untuk melayani rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Beliau beri masukan kasih program yang realistis. Beliau kasih contoh pertanian organik dan saya cerita program akses modal kredit murah yang sekarang sudah ada 15.000 nasabah sehingga mendorong usaha kecil dan mikro lebih mandiri,” ujarnya.

Disinggung soal peta politik Pilgub Jateng, Ganjar menyatakan sejauh ini masih berjalan sesuai harapan masyarakat. Meski sedang berada di tahun politik namun situasi sosial masih relatif adem.

“Jateng relatif adem relatif ayem, kami para pasangan calon menjaga ini terus menerus. Kita tunjukkan tidak ada bermusuhan seolah olah baku tinjau, ini suasana Jateng banget yang menghormati unggah ungguh,” ujarnya.

Justru pertarungan panas tercipta di dunia maya dengan beredarnya hoax dan fitnah dari akun-akun anonim. Ganjar meminta penegak hukum menindak tegas.

“Yang sulit menjaga di sini (handphone), banyak yang anonim fitnah dan lain-lain. Maka kita harus kasih hukuman sosial, karena harusnya berita itu tabayun dan klarifikasi dulu,” tegasnya.

Buya sendiri memuji kepemimpinan Ganjar di periode pertama yang menurutnya sudah oke.

Terkait ujaran kebencian, Buya menganalogikan seperti buih dan air. Berita hoax adalah buih yang umurnya tidak akan panjang.

“Hoax itu menzalimi diri sendiri, dalam Al- Quran itu ada perbandingan buih dan air. Hoax itu buih umurnya tidak lama, air itu lambang kebenaran, yang menyebar-nyebar fitnah nanti akan malu sendiri,” tandas penulis buku ‘Islam dan Masalah Kenegaraan’ itu.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.