MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dukung Gerakan Gemar Membaca, Perpustakaan Keliling Grobogan Diminta Blusukan ke Desa

0 566

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta supaya mobil layanan perpustakaan keliling blusukan ke desa-desa. Hal itu perlu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan budaya membaca pada masyarakat.

”Mobil perpustakaan keliling saya minta bisa menjangkau kawasan pedesaan. Sekarang untuk melakukan pelayanan seperti ini sudah lebih mudah karena kondisi jalan sudah lebih bagus. Pelayanan ke desa juga bisa jadi salah satu bentuk dukungan untuk menyukseskan Grobogan sebagai Kabupaten Literasi yang telah dicanangkan sejak tahun 2016 lalu,” kata Sri Sumarni, saat membuka pameran buku di alun-alun Purwodadi, Selasa (13/3/2018).

Acara pembukaan pameran buku juga dihadiri Kajari Grobogan Edi Handojo dan perwakilan FKPD lainnya. Hadir pula, Sekda Moh Sumarsono dan sejumlah pejabat terkait.

Menurut Sri, banyak tokoh besar dunia menyatakan jika membaca adalah jantungnya pendidikan. Oleh sebab itu, supaya masayrakat tambah pandai dan banyak pengetahuan biasakanlah membaca beragam jenis buku. Sebab, melalui kebiasaan ini akan banyak manfaat yang bisa didapat.

Menurutnya, budaya membaca dikalangan masyarakat termasuk pelajar, sejauh ini memang belum menggembirakan. Untuk itu perlu dorongan banyak pihak untuk meningkatkan minat baca. Selain itu perlu pula pemahaman yang lebih pada masyarakat tentang pentingnya membaca.

Sri menambahkan, dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, semua Kades sudah diperintahkan agar mengalokasikan sebagian dana pembangunan untuk mendirikan perpustakaan desa. Selain amanat pemerintah, pembuatan perpustakaan desa dinilai punya banyak manfaat positif. Antara lain, bisa jadi tempat warga, khususnya pemuda untuk menambah ilmu pengetahuan.

Di sisi lain, adanya perpustakaan bisa jadi salah satu upaya menekan angka kenakalan remaja dan pemuda. Sebab, perpustakaan bisa jadi tempat yang baik untuk mengisi waktu luang.

”Karena tidak ada hal yang bisa dilakukan, banyak pemuda terjerumus dalam masalah. Seperti, pergaulan bebas hingga terjerumus narkoba. Dengan ada perpustakaan maka para pemuda bisa mengisi waktu luang dengan baca buku. Harapan saya, kalau anak muda sudah gemar baca maka generasi mendatang bakal lebih cerdas,” cetusnya

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.