MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudirman Said Janjikan Petani Lansia Diberi Tunjangan Pensiun

0 569

MuriaNewsCom, Semarang – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziyah mengusung program Tani Mandiri dalam kampanye. Dalam program tersebut petani yang sudah berumur lanjut (lansia) akan mendapat tunjangan pensiun.

“Uang sehari-hari untuk petani pensiun harus diperhatikan. Pemerintah harus mulai memberi perhatian petani sepuh, karena banyak di antara mereka menunggu belas kasihan,” katanya.

Menurut mantan Menteri ESDM ini, negara tidak boleh diam atas kondisi tersebut. Karena mereka juga  pembayar pajak yang baik.

“Negara tidak boleh diam,  mereka juga bayar pajak, masak hari tuanya dibiarkan terlantar, tidak fair, untuk idenya pembayaran  nanti bisa dipikirkan,” ujarnya.

Selain memperhatikan petani lanjut usia, Sudirman juga berjanji membantu menyelesaikan polemik kelangkaan pupuk yang kerap terjadi di tingkat petani.

Ia menyebut, sering mendapat keluhan dari petani. Ia mencontohkan ada petani yang membutuhkan pupuk sebanyak 3 kuintal, namun hanya mendapat jatah jauh dari kebutuhan, sehingga pertumbuhan tanaman petani tak maksimal.

“Saya tadi dicurhati, ada petani yang kebutuhan pupuknya tiga kwintal hanya diberi jatah dua kilogram. Angka itu sangat ekstrim, sehingga persoalan seperti ini harus diselesaikan, melalui program tani mandiri,” jelasnya lagi.

Bentuk perhatian kepada petani tersebut, imbuh Pak Dirman adalah bagian dari 22 janji kerja yang muaranya adalah target pengurangan kemiskinan dari 12,23 persen menjadi enam persen.

Ia mnegakui target tersebut cukup ambisius, namun ia yakin bisa dilaksanakan. Termasuk penyediaan lima  juta lapangan kerja yang berdampak pada program nelayan, pertanian, infrastuktur, perempuan sampai pariwisata.

“Kemiskinan dikurangi, lapangan kerja bertambah, itu temenan mboten ngapusi mboten korupsi,” paparnya.

Sementara itu, Ida Fauziyah juga menyebut jika posisi petani harus benar-benar diposisikan sebagai pahlawan. Sebab keberadaannya menopang kondisi pangan masyarakat. “Jangan sampai petani dibuat susah, dan bingung karena kesulitan mencari pupuk,” terangnya.

Mantan ketua umum Fatayat ini menyatakan, selama ini petani punya semangat untuk menanam. Hanya saja, semangatnya jadi hilang karena susah mencari pupuk.

Kondisi itu, kata Ida, harus segera dibenahi. Bersama Sudirman Said dirinya sudah menyiapkan program petani mukti.

“Program ini memberikan jaminan ketersediaan pupuk melalui pemangkasan mata rantai distribusinya,” paparnya.

Selain memudahkan petani dalam urusan pupuk, dirinya juga mengusung apresiasi kepada para petani, seperti menyiapkan dana pensiun, hingga memberikan besasiswa kepada anak-anak petani. “Anak-anak petani juga punya kesempatan mendapatkan pendidikan tersebaik,” tegasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.