MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

2 Warga Wonogiri Terseret Banjir Bandang, 1 Ditemukan Tewas Terjepit Batu

0 331

MuriaNewsCom, Wonogiri – Dua warga Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, terseret banjir bandang di Sungai Kretek, Kecamatan Purwantoro, sejak Kamis (8/3/2018) sore. Dua warga yang terseret banjir yakni Sutini (45) dan Misiyah (42) warga Dusun Sumber, Desa Kepyar.

Proses pencarian langsung dilakukan tim gabungan antara Polri-TNI dan SAR. Namun hingga Jumat (9/3/2018) pagi baru satu korban yang ditemukan, yakni Sutini.

Namun korban ini ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sutini ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, di jarak 1 kilometer dari lokasi terseret arus.

“Satu korban sudah ditemukan, dalam posisi terjepit batu sedangkan 1 lainnya masih dilakukan pencarian,” kata Kapolsek Purwantoro, AKP Sargiyata.

Hingga siang tadi, tim gabungan masih melakukan penyisiran sungai untuk mencari satu korban lain. Pencarian tadi malam sempat dihentikan karena medan yang curam, dan minimnya penerangan.

Pagi tadi, pencarian kembali dilanjutkan bersama warga sekitar. Dua warga itu terseret arus banjir bandang, kemarin sore.

“Mereka terseret saat menyeberang Sungai Kresek, sungai kedaan banjir bandang dan kedua korban hilang tetseret arus sungai,” ujarnya.

Hingga kini, Tim gabungan, Polri, TNI, dan Sar, masih melakukan penyisiran di aliran sungai kresek untuk mencari Misiyah (45) yang belum ditemukan.

Dua korban merupakan petani, mereka menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah setelah memanen padi dari sawah. Keduanya diketahui berangkat ke sawah sekitar pukul 10.00 WIB, dan pamit pulang sekitar pukul 13.00 WIB. “Namun hingga pukul 16.00 Wib, ke 2 korban belum sampai di rumah,” terangnya.

Keluarga korban lantas mencari ke sawah, namun mereka mendapati barang-barang milik korban terlihat hanyut sejauh 1 km dari lokasi mereka menyeberang sungai.

“Mereka mencari-cari keberadaan korban namun tidak ketemu, ia hanya menemukan tempat makan dan wakul dengan jarak 1 km dari tempat penyebrangan,” jelasnya.

Mengetahui korban hanyut, dan hilang warga sekitar lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya kepolisian, dibantu Tim SAR dan BPBD menyisir sungai kresek untuk mencari keberadaan korban.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.