MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Habis OTT Pejabat BPN Semarang, Kejari Mikir Biaya Perkara

0 589

MuriaNewsCom, Semarang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala BPN Kota Semarang, satu pejabat dan dua pegawai honorer, awal pekan kemarin. Namun hingga Selasa (6/3/2018) malam belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kejari mempunyai waktu 3×24 jam jam untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap keempat orang yang diamankan tersebut. Empat orang yang ditangkap yakni BPN Kota Semarang Sriyono dan Kasubdit Pemeliharaan Nasional BPN Kota Semarang, Windari Rochmawati dan dua pegawai honorer Jimny dan Fahmi.

Setelah melakukan penangkapan itu, kini Kejari Semarang mempertimbangkan biaya perkara untuk melanjutkan kasus ini. Karena barang bukti yang diamankan hanya 10 amplop berisi uang Rp 32,4 juta, sementara biaya perkara sangat besar.

Selain itu, tim Kejari Semarang juga belum menemukan bukti kuat untuk menetapkan tersangka. Meski empat orang yang ditangkap telah diperiksa berjam-jam.

“Biaya penyelidikan, biaya penyidikan, biaya sidang, biaya eksekusi itu jumlahnya jauh lebih besar. Kami mempertimbangkan hal itu, jangan sampai negara sudah rugi malah tambah rugi. Jangan-jangan kita menyidangkan kasus ini malah rugi,” kata Kepala Kejari Semarang, Dwi Pamuji.

Disinggung apakah ada kemungkinan jika empat orang yang diamankan itu akan dibebaskan, pihaknya tidak bisa menjawab pasti. “Ya nanti akan kami gelar kembali, sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman,” terangnya.

Baca : Kepala BPN Kota Semarang, 1 Pejabat dan 2 Honorer Terciduk OTT

Selasa petang kemarin, tim penyidik Kejari Kota Semarang juga melakukan penggeledahan di rumah kosan Griya Asri, tempat tinggal Windari Rochmawati, di Perumahan Wahyu Utomo, Ngaliyan Kota Semarang.

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sejumlah barang bukti yang di duga sejumlah uang dan berkas pengurusan hak atas tanah yang di tangani BPN. Meski demikian, penyidik enggan memberikan keterangan kepada awak media.

Kajari mengatakan masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan para saksi.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.