MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan TKI Ilegal Diamankan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

0 336

MuriaNewsCom, Semarang – Puluhan orang yang diduga sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal diamankan polisi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Ada 37 orang yang diamankan, sebelum mereka berangkat menuju Malaysia.

Dari puluhan orang tersebut, tiga di antaranya merupakan anak-anak. Penangkapan dilakukan aparat Polsek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, akhir pekan kemarin. Puluhan calon TKI ilegal itu diketahui berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolsek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kompol Bagus Prasetyo kepada wartawan mengatakan, mereka berangkat dari NTB menggunakan bus, sejak Senin (26/2/2018) lalu.

Awalnya mereka singgah di Surabaya dan akan melanjutkan perjalanan ke Pontianak menggunakan kapal. Ternyata keberangkatan dari Surabaya masih 8 Maret sehingga mereka bermaksud berangkat dari Semarang.

”Rencananya jika sudah sampai Pontianak, mereka lanjut ke Malaysia. Mereka hanya membawa Paspor dan KTP,” katanya.

Dari pengakuan mereka, keberangkatan ke Malaysia merupakan inisiatif sendiri karena ingin bekerja di perkebunan sawit. Namun mereka tidak mengatakan akan bekerja kepada siapa.
Para TKI ilegal itu sudah selesai diperiksa di Polsek Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Saat ini kasusnya sudah ditangani Polda Jateng dan mereka akan diberi pembinaan.

Dean Safitri, salah satu yang diamankan mengaku kepincut bekerja ke Malaysia. Ia menempuh perjalanan darat dari tanah kelahirannya menuju Semarang. “Kami tadinya mau ke Pontianak naik kapal malam ini biar besok bisa lanjut ke Malaysia,” akunya.

Dean menyebut. di antara teman-temannya juga terdapat tiga balita. Ia sendiri berangkat ke Malaysia tanpa pembekalan lebih dulu, seperti yang dilakukan agen resmi penyalur tenaga kerja.

Dean tergiur mencari peruntungan ke luar negeri karena ada orang kampungnya yang meraup sukses. “Kami ingin ke Malaysia karena ada orang dari kampung kami yang ke sana. Dia sukses di sana. Sama-sama dari Kecamatan Bolo, Bima,” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha

Hari Kemerdekaan 2018 Pc
United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.