MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kaligawe Masih Tergenang, Pemkot Diminta Bentuk Satgas Banjir

0 505

MuriaNewsCom, Semarang – Kalangan DPRD Kota Semarang mendesak pemkot membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang menangani banjir. Ini disebabkan, tiap tahun banjir masih menjadi persoalan yang sulit terpecahkan.

Salah satunya banjir yang menggenangi wilayah Kaligawe, hingga menyebabkan jalur utama pantura menjadi tersendat dan macet.

Fraksi PKS Kota Semarang mendesak, satgas anti banjir itu segera dibentuk, agar banjir yang terjadi di kota ini bisa segera diatasi dengan cepat.

Suharsono, Ketua Fraksi PKS Kota Semarang, Senin (19/2/2018) mengatakan, satgas ini bisa ditugaskan untuk mendeteksi dan mengantisipasi terjadinya banjir, sekaligus mengumpulkan informasi dari warga masyarakat.

Ia mengatakan, banjir di kota ini sangat mengganggu aktivitas warga sehingga harus segera diatasi,  minimal dikurangi volumenya. Dengan adanya satgas yang bekerja setiap waktu, maka informasi dari masyarakat tentang gejala terjadinya banjir diharapkan dapat dideteksi dini dan segera teratasi.

“Satgas anti banjir ini akan bekerja sepanjang waktu 24 jam. Sehingga ketika ada informasi banjir dari warga masyarakat dapat segera terdeteksi, misalnya tanggul jebol, dan sebagainya,” katanya.

Suharsono juga meminta Pemkot Semarang untuk waspada adanya curah hujan tinggi, karena tingginya curah hujan ini seringkali berakibat jebolnya tanggul. Selain itu, karena curah hujan tinggi ini, mengakibatkan saluran tidak bisa menampung dan air melimpah ke jalan dan permukiman warga.

Untuk mengatasi ini, selain dibentuk Satgas Anti Banjir, Suharsono meminta pemkot untuk segera melakukan sejumlah langkah. Di antaranya pengerukan sedimentasi sungai, meninggikan parapet di sungai-sungai dengan aliran besar, dan menyediakan mobil pompa untuk ikut membantu penyedotan air yang melimpah ke jalan.

“Menurut saya selain membentuk Satgas, pemerintah juga harus segera melaksanakan langkah teknis lain untuk menyelesaikan persoalan banjir dalam jangka pendek, keruk sungai, tinggikan parapet dan kami berharap juga ada mobil pompa yang membantu menyedot air yang melimpah ke jalan,” ujarnya.

Suharsono berharap selain peran pemkot, pesoalan banjir juga menjadi perhatian warga masyarakat agar aktif dan waspada. Info dari masyarakat sangat dibutuhkan agar jika terjadi banjir penanganan bisa cepat ditangani. “Peran warga masyarakat penting, kami berharap warga juga aktif memberiak informasi kepada pemerintah,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.