MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua Warga Brebes Tewas Terseret Banjir, Ribuan Rumah Terendam

0 402

MuriaNewsCom, Brebes – Banjir yang melanda di beberapa kecamatan di Kabupaten Brebes, menimbulkan korban jiwa. Dua warga dilaporkan tewas setelah tenggelam dan terseret arus akibat jebolnya tanggul Sungai Pemali Brebes.

Dilaporkan kompas.com, dua warga yang meninggal yakni, Pendi warga Tengki, Brebes. Korban meninggal saat melakukan perbaikan tanggul dan terperosok masuk ke dalam gorong-gorong.

Selain Pendi, di Jatibarang tim SAR juga menemukan mayat wanita berumur 12 tahun warga Dukuh Bayur, Desa Bojong,Kecamatan Jatibarang. Subagyo, Plt Camat Brebes mengatakan, korban saat itu bermain di samping rumah. Korban kemudian tergelincir masuk selokan. “Karena tidak bisa berenang, korban akhirnya meninggal,” katanya.

Banjir melanda tiga kecamatan, akibat hujan yang turun sejak Minggu (11/2/2018) hingga Senin (12/2/2018) kemarin. Tiga kecamatan yang terendam banjir yakni wilayah Jatibarang, Wanasari dan Brebes.

Menurut warga, air mulai masuk pada Senin pukul 05.00 WIB. Luapan air sungai menggenangi daerah Desa Buaran dan Kedungtukang Jatibarang.

Tidak lama, dua titik tanggul di Desa Terlangu Kecamatan Brebes, tidak kuat menahan derasnya air sungai. Tanggul ini jebol dan mengalir ke arah timur menggenangi rumah warga.

“Dari pagi air sudah masuk ke rumah. Ini malah tambah tinggi permukaan airnya karena ada yang jebol,” kata Jaya, warga Desa Terlangu.

Warga yang rumahnya terendam terpaksa menempati tanggul sebagai pengungsian darurat. Karena belum tertangani, warga berharap pemerintah segera turun tangan termasuk memberikan bantuan logistik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melaporkan, ribuan rumah terendam di tiga kecamatan tersebut dengan ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

Selain merendam rumah, jalur transportasi Brebes Jatibarang terputus akibat terendam banjir setinggi kira kira 70 cm. Polisi mengalihkan arus lalin bagi kendaraan roda dua dan mobil kecil yang akan menuju Jatibarang atau sebaliknya.

Banjir juga menyebabkan gangguan pada perjalanan kereta api. Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto menuturkan banjir merendam jalur rel pada Daop III yang terletak di KM 155+4/9. Banjir sekitar pukul 10.00 WIB dan rel dapat digunakan sekitar Pukul 17.00.

Dikatakanya, pada pukul 14.15 WIB terdapat lima kereta api yang diberlakukan pola operasi jalan memutar melalui wilayah Prupuk.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.