Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...
Banner Kuping
Banner Kuping Kanan

Cerita Mistis Muncul dari Joglo Peninggalan Syekh Jangkung Saat Mau Dijual ke Orang Jepang

0 5.790

MuriaNewsCom, Kendal – Syekh Jangkung atau juga dikenal dengan nama Saridin di Kabupaten Pati sangat terkenal di wilayah pantura Timur. Tokoh ini dikenal mempunyai kemampuan linuwih dan di luar nalar.

Makamnya yang berada di Desa Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, tak pernah sepi dari peziarah. Mereka ternyata bukan berasal dari wilayah eks-Karesidenan Pati saja, tapi juga berasal dari seantero Nusantara.

Berbagai kisah perjalanan hidup Saridin yang melalang buana hingga ke berbagai wilayah telah diabadikan tak hanya melalui cerita turun termurun, tetapi juga cerita ketoprak. Bahkan kisah Saridin ini mulai difilmkan.

Namun tak banyak yang tahu jika Saridin ternyata mempunyai peninggalan di Kabupaten Kendal. Tepatnya di Kampung Wisata Djawa Sekatul, di kaki perbukitan Boja, Kendal.

Peninggalan Saridin di kabupaten ini berupa rumah joglo. Rumah joglo ini memang tidak dari awal ada di daerah itu, karena rumah joglo yang dulu dihuni Saridin dan keluarganya diboyong dari Pati ke Kendal.

Dilansir dari metrojateng.com, rumah joglo peninggalan Saridin itu oleh ahli warisnya sempat mau dijual ke investor dari Jepang. Namun kejadian ganjil dan terkesan mistis saat rumah tersebut mau diangkat dan dipindahkan.

Kondisi di dalam rumah joglo peninggalan Saridin, yang diboyong ke Boja Kendal. (metrojateng.com)

Elly Rusmilawati, Pengelola Kampung Wisata Djawa Sekatul, mengungkapkan sebelum dibeli oleh Kampung Wisata Djawa Sekatul, peninggalan Saridin itu sempat mau dibeli oleh orang Jepang.

“Di sini ada Joglo Saridin, itu peninggalannya Syeh Saridin dari Pati. Dulunya bangunan itu ditempati ahli waris Syeh Saridin. Tetapi atas berbagai pertimbangan kemudian dijual kepada kami,” katanya.

Ia menyebut, rumah itu batal dijual ke orang Jepang, lantaran ada peristiwa ganjil saat rumah itu mau diangkat dan dibawa ke Jepang.

“Ketika mau dipindahkan ke Jepang, bangunanya tanpa sebab mendadak jadi sulit diangkat ke truk. Karena itulah, si ahli warisnya memilih menjual kepada kami, atas seizin Allah SWT Joglo Saridin ternyata bisa dibawa sampai ke mari,” ujar Elly.

Menurut Elly, Joglo Saridin bukanlah bangunan biasa. Ada sisi unik pada tumpangsari yang melekat di atap bangunan joglo. Bila dicermati, tumpangsari Joglo Saridin berjumlah ganjil.

Baca : Film Saridin Serial Geger Palembang Akan Diproduksi

Bahkan, bangunan Joglo Saridin menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong yang sedang mampir ke Kampung Djawa Sekatul. Rumah ini kerap menjadi incaran pengunjung sebagai spot berfoto.

Tempat wisata yang dibangun pada 1998 silam ini juga menyimpan banyak bangunan joglo berdaya tarik tinggi.

Ada enam joglo besar mirip Joglo Saridin yang menyimpan jejak sejarah yang beragam. Sisanya bertebaran 25 joglo-joglo kecil sebagai pelengkap fasilitas penginapan bagi Kampung Djawa Sekatul.

“Jadi apa yang ada di sini dibuat berdasarkan tren yang berkembang. Ada penamaan unik di tiap kamar dan bangunannya. Misal kamar gethuk karena melihat banyaknya kamar yang terbagi kecil-kecil dan masih banyak nama unik lainnya,” terang Elly.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.