Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Kebakaran Toko di Jalan A Yani Purwodadi Bikin Panik Warga



Reporter:    /  @ 12:00:25  /  8 Desember 2017

    Print       Email

Proses pemadaman kebakaran toko di jalan A Yani Purwodadi menjadi tontonan warga. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganPeristiwa kebakaran terjadi di tengah kota Purwodadi, Jumat (7/12/2017). Tepatnya, di komplek pertokoan di jalan A Yani Purwodadi yang berada dilahan milik PT KAI.

Meski kebakaran sempat ditangani dengan cepat namun kejadian itu sempat membikin panik warga. Selain itu, pemilik toko di kawasan itu juga sempat khawatir kalau kobaran api merembet ke tempat usahanya.

Dari pantauan dilapangan, kebakaran menimpa toko 33 yang berjualan barang kelontong. Asal mula api dari bagian atap. Diduga pemicunya adalah hubungan arus pendek listrik. Saat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB, sebagian besar toko masih dalam kondisi tutup. Ada sekitar 47 toko yang ada disepanjang lahan PT KAI tersebut.

”Saya tadi masih dirumah dan ditelpon teman kalau toko samping terbakar. Saya langsung bergegas ke toko untuk mengamankan barang. Alhamdulillah, sumber api akhirnya bisa diatasi petugas,” kata Rusgiat, pemilik toko yang lokasinya persis disamping kanan Toko 33 itu.

Kebakaran diketahui oleh warga yang melintas didepan komplek pertokoan. Saat itu, warga sempat mencium bau benda terbakar. Setelah diamati, dari atap toko terlihat kepulan asap.

Petugas pemadam berupaya memadamkan sumber api di sebuah toko di jalan A Yani Purwodadi, Jumat (7/12/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa warga kemudian mengebarkan kejadian itu pada pemilik toko di komplek tersebut. Salah satu warga kemudian berinisiatif ke kantor Damkar yang berjarak kurang dari 1 km dari lokasi kejadian untuk minta bantuan pemadaman. Warga juga sempat menghubungi PLN agar mamatikan aliran listrik dikawasan itu.

Begitu dapat laporan, tiga mobil damkar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman sempat menemui sedikit hambatan karena sumber api ada dibagian atas plafon yang tertutup rapat.

Akhirnya, petugas damkar terpaksa menjebol tembok toko dibagian atas supaya selang air bisa masuk ketitik api. Sekitar 30 menit kemudian, sumber api akhirnya berhasil dipadamkan.

“Hanya bagian atap saja yang sudah sempat terbakar tapi berhasil kita padamkan,” kata beberapa petugas damkar.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →